Kudus  

Andreas Hua Kembali Pimpin SPSI Kudus, Fokus Perkuat Organisasi dan Lindungi Pekerja

‎SAH: Tampak Ketua DPC SPSI Kudus Andreas Hua sedang disalami oleh beberapa anggotanya, lantaran kembali terpilih sebagai pimpinan. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Andreas Hua resmi kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Kudus untuk periode berikutnya. Dalam kepemimpinan barunya, Andreas menegaskan komitmen untuk memperkuat struktur organisasi, baik di tingkat konfederasi KSPSI maupun federasi serikat pekerja yang yang tergabung di dalamnya.

Federasi yang menjadi bagian dari SPSI Kudus antara lain RTMM, LEM, SPTI, Kahut, PPMI, dan TSK. Fokus utama organisasi ini adalah memperkuat peran federasi serikat pekerja, melindungi hak-hak buruh, sekaligus menjaga kelangsungan usaha.

“Melindungi pekerja tak bisa dilakukan jika perusahaannya tutup. Keseimbangan itu penting,” ujar Andreas, Sabtu (2/8/2025).

Ia menyoroti tantangan besar di sektor padat karya seperti industri tekstil dan rokok. Meski Presiden telah menyatakan akan memprioritaskan sektor ini sejak 2024, pelaksanaannya belum sepenuhnya dirasakan di lapangan. Andreas juga mengkritisi potensi regulasi baru dari Kementerian Kesehatan yang bisa berdampak negatif pada industri rokok.

“Kami mendesak evaluasi ulang terhadap regulasi rokok. Jika dibiarkan, akan berdampak langsung pada lapangan kerja,” tegasnya.

Sementara untuk industri tekstil, ia menyebut Kudus masih cukup bertahan, namun tetap memerlukan dukungan regulasi yang berpihak pada industri penyerap tenaga kerja.