Selain cabor yang digelar di Kudus, pertandingan juga tersebar di sejumlah daerah lain. Kota Semarang menjadi tuan rumah panahan, karate, pencak silat, dan menembak. Sementara, Kabupaten Jepara menggelar petanque dan renang perairan terbuka.
Kemudian ada pula Kabupaten Pati yang menyelenggarakan tenis, atletik, dan kurash. Sementara Kabupaten Tegal menggelar binaraga, jujitsu, angkat besi, dan angkat berat.
“Kami juga berkoordinasi dengan KONI Provinsi dan cabang olahraga terkait untuk memastikan standar teknis pertandingan sesuai ketentuan. Semua persiapan diarahkan agar sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi,” ucapnya.
Tak hanya menjadi ajang olahraga, BK PORPROV di Kudus diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran atlet, pelatih, dan suporter dari luar daerah diyakini akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM.
“Manfaatnya bukan hanya untuk olahraga, tapi juga perekonomian daerah. Ini momen strategis bagi Kudus,” pungkasnya. (adm/adf)










