REMBANG, Joglo Jateng – Dalam upaya memperkuat karakter religius dan kemampuan ibadah siswa, SMK NU Lasem mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) bagi seluruh siswa kelas X. Program ini dilaksanakan setiap Rabu pukul 13.30 setelah jam pelajaran. Kegiatan ini untuk membentuk kebiasaan baik dalam ibadah. Khususnya sholat lima waktu dan bacaan sholat.
Waka Kesiswaan SMK NU Lasem, Tri Noviantoro menjelaskan, kegiatan ini muncul sebagai respons terhadap kenyataan di lapangan. Di mana banyak siswa kelas X yang belum lancar membaca Al-Qur’an maupun belum hafal bacaan sholat.
“Kita melihat anak-anak kita itu bacaan sholatnya masih banyak yang belum hafal, kemudian membaca Qurannya juga masih belum lancar. Bahkan ada yang belum bisa sama sekali. Sehingga muncullah ekstra BTA yang sifatnya wajib untuk kelas sepuluh” ungkapnya.
Ekstra BTA ini dilaksanakan secara terstruktur dan diawasi oleh dua guru pendamping di setiap kelas agar proses belajar lebih efektif. Guru yang terlibat berasal dari unsur guru agama, guru bahasa, wali kelas, serta guru BK. Menurutnya, pengajaran ini juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan beribadah.
“Tujuan utamanya adalah menanamkan karakter. Bismillah, anak-anak ini bisa sholat lima waktu secara disiplin dan memahami betul bacaan dan makna ibadah yang mereka lakukan,” jelasnya.










