Demak  

Akreditasi Perpustakaan SD dan SMP di Demak Masih Rendah, Ini Kendalanya

Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pemkab Demak
ASIK: Pengunjung sedang memilih buku di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pemkab Demak, Selasa (18/1/22). (LU'LUIL MAKNUN /JOGLO JATENG)

‎‎Sementara untuk tingkat SMA, perkembangan akreditasi jauh lebih baik. Banyak SMA negeri sudah memiliki komitmen dan keinginan kuat untuk mengikuti proses akreditasi.

‎‎”SMA itu lebih punya ‘gengsi’. Kepala sekolahnya ingin perpustakaannya bagus dan diakui. Jadi lebih mudah untuk diarahkan,” jelasnya.

‎‎Meski menghadapi berbagai kendala, pihaknya tidak tinggal diam. Sosialisasi dan pembinaan tetap dilakukan. Bahkan di 2024 lalu, pihaknya telah membina sebanyak 26 sekolah, meskipun hanya tiga sekolah yang dinyatakan siap mengajukan akreditasi.

‎‎”Kami sudah berencana melanjutkan proses tahun ini. Tapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari sekolah-sekolah tersebut. Banyak yang beralasan masih sibuk,” katanya.

‎‎Parmono menegaskan, pihaknya tidak memiliki wewenang memaksa sekolah untuk mengajukan akreditasi. Namun, pihaknya tetap akan mengupayakan pola pendekatan baru, yakni menyaring sekolah yang dinilai siap, kemudian direkomendasikan ke Dinas Pendidikan untuk diajukan akreditasi.

‎”Kami tetap komitmen jalankan pembinaan. Tapi perlu dukungan dari semua pihak, terutama sekolah dan dinas pendidikan, agar program ini bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (adm/fat)