KUDUS, Joglo Jateng – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus Jawa Tengah segera memiliki fasilitas baru berupa Pusat Layanan Stroke dan Onkologi. Sebagai penanda, dua proyek pembangunan gedung IGD dan Pelayanan Kegawatdaruratan dan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) secara resmi dilakukan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Kudus, belum lama ini.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyebut, pembangunan gedung ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Kudus. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pembangunan.
“Untuk anggaran pembangunan gedung IGD dan PONEK sebesar Rp 6,86 miliar, sedangkan gedung Stroke dan Onkologi sekitar Rp 44,6 miliar,” ujarnya.
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam menambahkan, peletakan batu pertama pembangunan gedung ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kudus.
”Tahun ini ada dua pekerjaan fisik yang waktunya barengan yakni Pembangunan Gedung Stroke Onkologi dan IGD Ponek,” katanya.
Ia menjelaskan, Gedung Stroke Onkologi nantinya terdiri dari lima lantai. Gedung yang dibangun dengan dana cukai ini dirancang untuk menjadi pusat layanan komprehensif bagi pasien stroke dan kanker.
Dengan rincian lantai I untuk area parkir mobil, lantai II untuk area parkir motor, lantai III untuk poliklinik saraf komprehensif, dan lantai IV dan V untuk ruang rawat inap khusus stroke dan kanker.
“Ruang rawat inap khusus stroke dan kanker di dua lantai tersebut total kami sediakan 40 tempat tidur,” jelasnya.
Hakam menyebut, pekerjaan dengan nilai kontrak Rp 44,6 miliar ini akan berlangsung mulai 14 Agustus – 27 Desember 2025. Sementara itu untuk pembangunan IGD Ponek dimulai lebih awal, yaitu pada 25 Juli hingga 21 Desember 2025.
Gedung IGD Ponek didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai kontrak sebesar Rp 6.860.535.200. Gedung ini akan memperkuat pelayanan kegawatdaruratan serta layanan obstetri neonatal emergensi komprehensif (PONEK).
“Kami mohon doa restu dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan segera memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Kudus,” harapnya.
Dengan terwujudnya kedua fasilitas ini, RSUD dr Loekmono Hadi diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, komprehensif, dan berstandar tinggi, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan, stroke, dan kanker. (hms/iza)










