PEMALANG, Joglo Jateng – Tiga Pilar yang terdiri Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kades atau lurah merupakan penggerak partisipasi masyarakat. Mereka merupakan edukator nilai-nilai kebangsaan dan mitra strategis dalam pembangunan berbasis desa.
”Lingkup pemerintahan yang langsung menyentuh masyarakat dengan harapan untuk kebersamaan menjalin sinergitas,” jelas Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat membuka acara Jam Pimpinan Tiga Pilar di Pendopo Kabupaten Pemalang, pekan lalu. Acara bertajuk Menjalin Sinergitas Antar Tiga Pilar Guna Mendukung Situasi Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Kabupaten Pemalang. Narasumber dari TNI dan Polri.
Bupati Anom harapkan ada kebersamaan dan keseragaman masyarakat untuk saling menjaga. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata. Tetapi, momentum refleksi, konsolidasi, dan penguatan komitmen bersama untuk terus hadir di tengah Masyarakat. Tentu dengan semangat pelayanan, perlindungan, dan pemberdayaan.
Terutama, tegasnya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat (kamtibmas). Di mana, pemkab kini sedang melakukan berbagai pembangunan di berbagai sektor. Khususnya, penataan wajah kota yang membutuhkan sinergitas bersama antar semua pihak.
“Ada berbagai tantangan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi didepan mata yang membutuhkan sinergitas bersama. Jadi, pada momentum ini saya mengajak semua bersinergi dan soliditas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa/lurah,” tegas Anom. (ufan/amd)










