PEMALANG, Joglo Jateng – Susah payah. Tapi, selalu berhati-hati.
Itu kesan yang terungkap usai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama istri saat menjajal olahraga ekstrem panjat tebing di Bukit Mendelem atau Gunung Jimat, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, akhir pekan lalu. Selain dalam rangka kebugaran, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempromosikan pariwisata Kabupaten Pemalang. Terutama, di bagian selatan yang mempunyai berbagai obyek wisata alam.
Anom ungkapkan, kegiatan panjat tebing ini sebagai olahraga ekstrem yang seharusnya bisa berkembang dan aktif di Kabupaten Pemalang. Hal tersebut karena kontur geografi pegunungan di Pemalang banyak memiliki bukit, tebing, dan gunung terjal. Itu sangat cocok untuk kegiatan ekstrem.
Menurutnya trek tebing ini sangat cocok dijajal oleh para penyuka atau penghobi panjat tebing. “Walaupun trekking-nya tidak terlalu terjal, tetapi harus ramai teman-teman. Persiapannya sudah oke, profesional banget. Insyaallah ini semua akan sangat aman dan sangat eksotik untuk wisata di Kabupaten Pemalang,” imbuh Anom.
Selain rekreasi, kegiatan ini juga termasuk untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Pemalang yang memiliki banyak destinasi wisata baik alam maupun budaya. Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan pemasukan daerah sehingga mampu meningkatkan program pembangunan yang merata di seluruh wilayah.
Lebih lanjut, menurut Anom, OPD terkait yaitu Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pemalang harus berkreasi dan membuat trobosan dalam promosi wisata. Ia berharap ke depan akan membuat konektivitas dengan tempat-tempat wisata lain di Kabupaten Pemalang. Salah satunya Via Ferrata Bukit Mendelem.
“Harus dikembangkan, karena ini punya keindahan tiada tandingannya. Apalagi dekat dengan kota akses juga tidak terlalu sulit. Buat koneksi paket wisata agar pelancong lebih mudah mengaksesnya,” paparnya. (fan/amd)










