JEPARA, Joglo Jateng – Meski perayaan Hari Kemerdekaan sudah lewat beberapa pekan, suasana meriah masih terasa di Pasar Jepara II. Para pedagang kompak menggelar beragam lomba sebagai bentuk perayaan sekaligus upaya menarik minat pengunjung.
Ketua Perkumpulan Pedagang Jaya Makmur Pasar Jepara II, Bambang Hadi Sutrisno, menyebut kegiatan ini bukan hanya hiburan, melainkan juga sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan pedagang. Semangat para pejuang menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan acara tersebut.
“Para pedagang memerdekakan diri dengan cara menghibur mengikuti lomba karaoke dan joget bersama,” ujar Bambang pada Joglo Jateng, Selasa (26/8).
Ia mengatakan, hampir seribu pedagang dilibatkan dalam kegiatan ini. Antusiasme tampak dari seluruh peserta yang ikut serta dalam berbagai lomba.
Panitia menyiapkan hadiah sederhana namun bermanfaat, mulai dari peralatan dapur hingga bahan kebutuhan sehari-hari seperti minyak goreng, mie instan, tepung, dan lainnya.
Selain mengenang jasa pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan, kegiatan ini sebagai upaya untuk mempererat persatuan antar pedagang dan menjaga semangat pelayanan kepada pembeli.
Meski di satu sisi, Bambang tak menampik jika pedagang di Pasar Jepara II kini menghadapi tantangan tersendiri. Dari sekitar 700 kios dan lapak yang ada, sekitar 50 di antaranya sudah gulung tikar karena mengalami penurunan omzet akibat pasar online.
“Ada yang tutup karena memang terdampak pasar online, ada yang belum ditempati. Di dominasi pedagang pakaian dan peralatan rumah tangga,” tambahnya.
Namun, menurut Bambang, secara umum pasar tetap ramai karena posisinya strategis di pusat kota.
Sementara itu, salah seorang pedagang ikan yang sudah berjualan selama sepuluh tahun, Solekah (40) mengaku, senang bisa ikut ambil bagian dalam lomba. Ia merasa kegiatan seperti ini menjadi cara untuk menghibur diri sekaligus mempererat kebersamaan dengan sesama pedagang.
“Memberikan semangat baru di tengah rutinitas berdagang,” terangnya. (oka/gih)










