Akhirnya! Jembatan Gantung Sindang-Banjaran Diperbaiki, Target Tuntas dalam 75 Hari

CEK LOKASI: Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Sindang-Banjaran, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PURBALINGGA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), akan mempercepat pelaksanaan perbaikan Jembatan Gantung Sindang-Banjaran. Hal ini mengingat jembatan tersebut merupakan akses penting penghubung antarwilayah Desa Sindang Kecamatan Mrebet dan Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas. Jembatan Gantung Sindang Banjaran telah lama menjadi jalur utama warga untuk transportasi sehari-hari, baik untuk bekerja, sekolah, maupun mengangkut hasil pertanian.

Seiring bertambahnya usia konstruksi, evaluasi teknis menunjukkan perlunya perbaikan, demi keamanan pengguna. Dikatakannya, perbaikan jembatan Sindang-Banjaran menjadi skala prioritas untuk segera dilaksanakan.

“Jembatan Sindang beberapa bulan lalu sudah kami cek dan langsung kami anggarkan, agar bisa segera diperbaiki tahun ini. Proses perencanaan sudah selesai, Insyaallah minggu depan mulai mobilisasi material untuk dimulai pekerjaan perbaikan,” ujarnya, belum lama ini.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Purbalingga Gunawan Wibisono menyampaikan, perbaikan jembatan akan dilaksanakan melalui proses pengadaan langsung. Dengan estimasi waktu pengerjaan selama 75 hari.

“Kami menargetkan perbaikan selesai dalam 75 hari kalender. Pada Senin (15/9) akan tayang di SPSE dan Senin (22/9) kalau tidak ada kendala SPK keluar. Adapun ruang lingkup pekerjaannya meliputi perkuatan abutmen, pemasangan bronjong pengalih arus abutmen, penggantian tali sling penggantung dan penggantian lantai jembatan,” terangnya.

Diharapkan, setelah perbaikan selesai, Jembatan Gantung Sindang Banjaran akan semakin aman dan nyaman digunakan. Sekaligus, mempersingkat jarak tempuh serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan membawa multiplier effect bagi masyarakat sekitar. (abd/sam)