DEMAK, Joglo Jateng – SMP Bustanu Usysyaqil Quran (BUQ) Demak meluncurkan aplikasi digital sekolah pada Sabtu lalu (4/9). Langkah ini menjadikan SMP BUQ sebagai salah satu sekolah berbasis pondok pesantren pertama di Demak yang mengimplementasikan sistem monitoring digital.
Monitoring berbasis website ini mengintegrasikan tiga lembaga sekaligus. Yakni SMP, Madrasah Diniyah (Madin), dan Pondok Pesantren. Melalui platform tersebut, orang tua santri dapat memantau aktivitas anak secara real-time.
“Di SMP, setiap hari guru lamgsung update kehadiran. Misalnya hari ini ada tiga mapel, masing-masing guru update presensi. Jadi kalau anak tidak berangkat, orang tua langsung tahu,” ungkap Kepala SMP BUQ Demak, Riki Fadli Putra saat ditemui, Senin (6/10/25).
Ia menjelaskan, setiap wali santri mendapatkan akses login menggunakan nomor NISN peserta didik. Di dalam aplikasi tersedia berbagai menu seperti administrasi, kehadiran siswa, kegiatan sekolah, biografi lembaga, termasuk informasi keuangan santri.
“Orang tua bisa memantau daftar hadir anak sekolah, melihat foto dan video kegiatan terbaru, mengecek uang saku dan uang bulanan, hingga status pembayaran pondok,” imbuhnya.










