JEPARA, Joglo Jateng– Sebanyak 15 peserta mengikuti pelatihan membatik tulis dan cap dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang digelar di Jepara, Selasa (7/10). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Tahun ini, PKW mengusung tema ‘Semangat Membangun Kompetensi, Melestarikan Budaya, Menumbuhkan Wirausaha Mandiri’. Peluncuran program dilaksanakan serentak di empat kabupaten, yakni Lamongan, Bojonegoro, Ogan Komering Ilir, dan Jepara, dengan acara utama dipusatkan di Lamongan.
Dekranasda Kabupaten Jepara bersama peserta dan perangkat daerah terkait mengikuti pembukaan tersebut secara daring di Balai Catha Cara Bandengan, Kecamatan Jepara. Di Jepara, PKW menggandeng Lembaga Pelatihan dan Kursus (LPK) Catha Cara sebagai mitra pelaksana.
Wakil Ketua Harian Dekranasda Jepara, Nina Ary Bachtiar, menyampaikan pentingnya regenerasi pelaku usaha batik di Jepara. Menurutnya, Jepara memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya, termasuk batik.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap muncul wirausahawan-wirausahawan muda yang mampu melestarikan sekaligus mengembangkan batik Jepara agar semakin dikenal luas,” ujarnya.
Ia mengatakan, peserta pelatihan tidak hanya belajar teknik dasar dan lanjutan membatik, tetapi juga mendapat pembekalan manajemen usaha serta strategi pemasaran.
Mereka akan didampingi instruktur berpengalaman dan diberi kesempatan untuk memamerkan hasil karya pada akhir kegiatan. (oka/gih)










