Kudus  

Revisi Perda Lalu Lintas, Pansus II DPRD Kudus Fokus pada Keselamatan

‎KEREN: Ketua Pansus II DPRD Kudus, Sayyid Yunanta sedang memberikan paparan ihwal Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2020 mengenai Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Rabu (8/10/2025). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Kudus menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2020 mengenai Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Rabu (8/10).

‎‎Pembahasan tersebut difokuskan pada peningkatan keselamatan pengguna jalan, dan penataan parkir. Hingga pengaturan sepeda listrik yang kini menjadi tren di masyarakat.

‎‎Ketua Pansus II DPRD Kudus, Sayyid Yunanta mengatakan revisi ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap Perda sebelumnya. Sekaligus menyesuaikan dengan kondisi dan aturan baru.

‎‎”Awalnya ini hanya revisi teknis, tapi karena banyak masukan dari masyarakat dan dinas terkait, kita sekalian lakukan review menyeluruh,” ujarnya.

‎‎Ia menjelaskan, salah satu poin penting dalam revisi adalah penyusunan Rencana Aksi Keselamatan (RAK) yang wajib disusun setiap lima tahun oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Rencana tersebut akan melibatkan banyak pihak, seperti Polres Kudus, Bappeda, dan Dinas Kesehatan, untuk memperkuat aspek keselamatan di jalan.

‎‎Selain itu, persoalan parkir liar dan pelanggaran rambu juga menjadi perhatian utama. Pihaknya menekankan pentingnya penegakan aturan parkir di ruas-ruas jalan padat, seperti di kawasan Kudus Kota dan Undaan.

‎‎Sedangkan, Anggota Pansus II, Rochim Sutopo menambahkan agar koordinasi antar instansi lebih diperkuat, terutama antara Dishub dan Satlantas Polres Kudus. Ia meminta agar segera dilakukan pemetaan jalan-jalan rawan kecelakaan untuk dilakukan penandaan marka jalan dan pemasangan rambu keselamatan.

‎‎”Kami minta Kasat Lantas menyampaikan data jalan rawan ke Dishub supaya bisa segera ditindaklanjuti. Pekerjaan marka sudah direncanakan bulan depan, jadi harus cepat,” ungkapnya.