PURBALINGGA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menggandeng 14 sanggar seni dalam pementasan wayang wong, di Pendopo Dipokusumo, Minggu (19/10) malam. Kegiatan dengan tema Tangine Seni Budaya Purbalingga, ini merupakan yang kedua kalinya dalam program Pendopo Untuk Rakyat.
Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan, akan ada kegiatan Tangine Seni Budaya Purbalingga lanjutan sebagai wadah bagi para seniman tradisional di Purbalingga. Tujuannya untuk semakin mengenalkan kebudayaan kepada generasi muda.
Ia berharap, ini bisa membangkitkan seni budaya di Purbalingga beriringan dengan pembangunan di bidang lainnya. “Pemkab Purbalingga bisa menyiapkan panggung untuk mewadahi dan melestarikan seni budaya kita semua,” tuturnya, belum lama ini.
Dengan mengusung sub tema Beksan Wayang Pinulas, nilai-nilai kehidupan ditampilkan melalui perpaduan seni tari, karawitan, wayang dan seni lukis. Dijelaskannya, ini bukan sekedar tontonan, tetapi juga ruang yang mengajarkan masyarakat tentang indahnya sebuah seni budaya yang di dalamnya sarat akan nilai-nilai luhur dan filosofi kehidupan.
Wabup Dimas melanjutkan, Bupati Purbalingga Fahmi M. Hanif mengajak masyarakat untuk bersatu padu dalam keberagaman dan nguri-uri budaya melalui berbagai karya seni para seniman, khususnya di Purbalingga. Dimas berharap, dengan kegiatan ini akan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, akan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya. Yakni dalam kehidupan kita atau dengan kata lain meningkatkan cultural awareness,” pungkasnya. (abd/sam)










