KUDUS, Joglo Jateng – SMA Negeri 1 Gebog menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan Joglo Jateng sebagai pemateri dalam sesi manajemen konflik, problem solving, decision making, dan ice breaking.
Waka Kesiswaan SMA 1 Gebog, Eko Setiono menjelaskan, LDK tahun ini diikuti 49 peserta. Terdiri atas 37 anggota OSIS, 10 anggota MPK, serta 2 perwakilan dari Sekolah Ramah Anak (SRA). Ia menyebut, LDK menjadi agenda penting setiap awal tahun pelajaran sebagai upaya menyiapkan regenerasi pemimpin muda di lingkungan sekolah.
“Tujuan LDK ini untuk mengenalkan siswa pada kepemimpinan dan tanggung jawab organisasi. Kami ingin mereka lebih siap, tangguh, dan efisien dalam melaksanakan program kerja OSIS dan MPK,” jelasnya.
Tiono menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarorganisasi siswa. Agar mereka lebih solid dan saling melengkapi.
“Dalam organisasi pasti ada perbedaan dan tantangan, tapi kami dorong agar mereka saling mengisi dan berkolaborasi. Kalau sudah kuat bersama, insyaallah semua kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri dari Joglo Jateng, Umi Zakiatun Nafis, menekankan pentingnya kemampuan mengelola konflik secara bijak dalam organisasi. Ia menilai, konflik itu tidak selalu buruk tergantung bagaimana cara mengelolanya.
“Dalam OSIS atau MPK, perbedaan pendapat, komunikasi yang kurang tepat, atau pembagian tugas yang tidak seimbang bisa jadi sumber konflik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, anggota organisasi perlu belajar mengelola konflik tanpa drama. Menyelesaikan masalah secara kreatif. Serta mengambil keputusan dengan bijak.
“OSIS dan MPK bukan sekadar tim kerja, tapi komunitas pemimpin muda yang belajar membangun budaya saling menghargai, berpikir kritis, dan bertanggung jawab,” tutupnya. (iza/fat)










