KUDUS, Joglo Jateng – Suasana meriah tampak di SMA NU Al Ma’ruf saat pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS periode 2025–2026, belum lama ini. Proses pemilihan yang diikuti seluruh siswa dan guru ini dikemas layaknya pemilu sesungguhnya. Lengkap dengan tahapan kampanye, hari tenang, hingga pencoblosan di TPS.
SMA Kepala NU Al Ma’ruf, H. Anas Ma’ruf mengapresiasi semangat para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melatih kepemimpinan, tapi juga membentuk karakter demokratis dan tanggung jawab sosial.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin anak-anak berani berpendapat, punya greget, tapi tetap beradab dan mematuhi aturan,” ujarnya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMA NU Al Ma’ruf, Sri Mulyanti menjelaskan, proses rekrutmen calon ketua OSIS ini dimulai sejak awal Oktober. Awalnya ada 44 siswa yang mendaftar dari kelas X dan XI. Setelah melalui tes tertulis dan wawancara, diseleksi menjadi 10, lalu mengerucut menjadi 5 kandidat utama.

Kelima calon ketua OSIS kemudian melaksanakan kampanye terbuka di lapangan sekolah dengan menyampaikan visi dan misi mereka. Setelah itu, siswa diberi waktu hari tenang.
“Kampanye dilakukan saat jam pelajaran, tapi saat pemilu sekolah kami liburkan agar anak-anak bisa fokus memilih,” tambah Sri
Pemungutan suara dibagi menjadi tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS). TPS 1 diperuntukkan bagi guru dan tenaga kependidikan, TPS 2 untuk siswa kelas XI, dan TPS 3 di lantai tiga untuk kelas X.
Siswa datang bergiliran didampingi wali kelas dan menyalurkan hak pilihnya secara tertib. Setelah hasil pemilihan diumumkan, pengurus OSIS baru akan dibentuk bersama Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
“Setelah pelantikan, mereka akan mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Kampung Kutau, Purwosari. Kegiatannya sehari penuh, tanpa bermalam,” ungkapnya. (iza/fat)










