Kendal  

Cegah Stunting Sejak Dini dengan Nutrisi Alpukat Pisang: Lezat, Sehat, dan Bergizi

KENDAL, Joglo Jateng – Pada Rabu, 12 November 2025, mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo mengadakan penyuluhan pencegahan stunting melalui pemanfaatan buah alpukat di Balai Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Cegah Stunting dengan Nutrisi Sejak Dini” dan menjadi salah satu program kerja dari Divisi Kesehatan dan Lingkungan.

Penyuluhan menghadirkan narasumber Puji Lestari, M.P.H., yang memberikan materi kepada 30 peserta dari kalangan ibu-ibu yang memiliki anak balita.

Acara meliputi penjelasan mengenai pencegahan stunting sejak dini serta demonstrasi pembuatan smoothies alpukat pisang sebagai contoh olahan makanan bergizi dari bahan alami.

Smoothies alpukat pisang dipilih karena memanfaatkan potensi lokal.

Desa Sumberahayu dikenal memiliki produksi alpukat yang melimpah, sehingga pemanfaatannya sebagai bahan pangan bernutrisi diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi anak secara mudah dan terjangkau.

Dalam penyampaiannya, Puji Lestari, M.P.H. menekankan pentingnya perhatian terhadap gizi dan pola asuh:

“Pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin melalui edukasi pola asuh yang baik, pemenuhan gizi ibu dan anak, pemberian MPASI yang tepat, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta penerapan hidup bersih dengan akses air dan sanitasi yang baik.”

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Melalui penyuluhan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya nutrisi seimbang dan pola hidup sehat sebagai langkah nyata dalam mencegah stunting sejak dini.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama antara peserta dan pemateri.