JEPARA, Joglo Jateng – Menjelang libur akhir tahun 2025, geliat sektor pariwisata di Kabupaten Jepara semakin terasa. Wisatawan kini disuguhkan pilihan yang jauh lebih beragam berkat bermunculannya destinasi baru di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat mengungkapkan, maraknya destinasi desa ini tidak lepas dari suksesnya program ‘Bupati Ngantor di Desa’. Program tersebut berhasil memantik partisipasi warga untuk menghidupkan kembali potensi lokal, mulai dari wisata alam, religi, sentra UMKM, hingga budaya.
“Liburan akhir tahun ini sebenarnya saat yang tepat untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi baru yang sudah mulai ramai di banyak kecamatan,” kata Ali, Minggu (7/12).
Tiket Masuk Museum Gratis
Kabar gembira juga datang bagi dunia pendidikan dan wisatawan keluarga. Disparbud membuka kesempatan luas bagi sekolah (PAUD hingga SMA) dan masyarakat umum untuk berwisata edukasi.
Khusus untuk Museum R.A. Kartini, Pemkab Jepara memberlakukan tiket masuk gratis bagi umum. Program ini berlaku setiap hari mulai tanggal 17 November 2025 hingga 1 Januari 2026, khusus pada jam kunjungan pukul 13.00-17.00 WIB.
Wajib Non-Tunai dan Waspada Cuaca
Demi meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan, Ali menjelaskan bahwa per 1 Desember 2025, seluruh objek wisata di bawah pengelolaan Pemkab Jepara telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai (cashless).
“Tiket kini dicetak langsung melalui alat di pintu masuk dengan pendampingan petugas,” jelasnya.
Meski fasilitas dan destinasi semakin memadai, Ali tetap memberikan catatan penting terkait keselamatan. Mengingat intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir, wisatawan diminta untuk selalu memantau kondisi cuaca.
“Wisatawan kami imbau memperhatikan cuaca, menjaga keselamatan, dan ikut mendukung kemajuan wisata lokal yang terus berkembang,” tandasnya. (oka/gih)










