Jepara  

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemkab Jepara Terima CSR 35 Tenda dari Mbizmarket

Bupati Jepara Witiarso Utomo menerima bantuan simbolis tenda UMKM dari perwakilan Mbizmarket di Pendopo R.A Kartini
PEDULI: Bupati Jepara Witiarso Utomo saat menerima bantuan tenda portabel bagi UMKM di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Selasa (9/12). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar “naik kelas” terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Kali ini, Pemkab Jepara menerima bantuan sebanyak 35 tenda portabel yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM lokal.

Bantuan tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Brillian Ecommerce Berjaya (Mbizmarket) kepada Pemkab Jepara. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo R.A Kartini, Selasa (9/12).

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT. Brillian Ecommerce Berjaya atas kepeduliannya dalam mendukung ekosistem usaha di Kota Ukir. Menurutnya, ini merupakan program perdana dari Mbizmarket untuk daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara dan masyarakat, kami ucapkan terima kasih kepada PT. Brillian Ecommerce Berjaya yang peduli agar UMKM Jepara naik kelas,” ucap bupati yang akrab disapa Mas Wiwit tersebut.

Fokus Digitalisasi dan Ajakan Bersedekah

Mas Wiwit menegaskan bahwa saat ini Jepara tengah fokus membenahi sektor UMKM. Tidak hanya bantuan fisik, pemerintah juga menyiapkan ekosistem digital agar produk lokal bisa bersaing lebih luas. Ia pun berharap langkah ini memicu perusahaan lain untuk turut berkontribusi.

“Kita sedang fokus agar UMKM di Jepara naik kelas. Selain bantuan tenda, kita juga ada pelatihan dan digital marketing dalam memasarkan produknya. Saya berharap perusahaan lain juga ikut ‘bersedekah’ kepada UMKM. Mudah-mudahan ikhtiar kita dimudahkan oleh Allah SWT,” jelas Mas Wiwit.

Senada dengan hal tersebut, Chief Commercial Officer PT. Brillian Ecommerce Berjaya, Andi Saad menjelaskan bahwa bantuan 35 tenda ini diharapkan memberi dampak ganda. Selain memiliki lapak fisik yang layak, pelaku UMKM diharapkan mulai berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah secara digital melalui Mbizmarket.

“Saat ini yang baru kita berikan tenda adalah Kabupaten Jepara. Mungkin ini menjadi praktik baik yang bisa direplikasi kabupaten lain di seluruh Indonesia,” terangnya.

Target 1.000 Tenda dan Seleksi Penerima

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, menerangkan teknis penyaluran bantuan. Ia menegaskan bahwa tenda tersebut akan menjadi hak milik penerima dan tidak disewakan, namun tetap melalui proses seleksi dan verifikasi yang ketat.

“Target kita dalam satu tahun ada 1.000 tenda untuk pelaku UMKM. Banyak perusahaan di Jepara yang sudah berpartisipasi, baik berupa tenda portabel maupun bantuan modal,” ujar Zamroni.

Terkait 35 tenda yang baru diterima, pihaknya akan segera melakukan pendataan agar bantuan tepat sasaran.

“Nanti kita seleksi dulu terkait penyalurannya. Beberapa bantuan lain juga sudah kita distribusikan, termasuk untuk wilayah kecamatan,” pungkasnya. (oka/gih)