Layanan Menyeluruh dan Sinkronisasi Data
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kudus, Muchammad Soleh menambahkan, layanan yang diberikan bersifat komprehensif. Tidak hanya KTP-el dan KIA, tetapi juga mencakup pembuatan akta kelahiran serta pembaruan Kartu Keluarga (KK).
“Kami ingin semua data kependudukan mereka terintegrasi. Jika ada yang belum punya akta, langsung kami proses. Bahkan, permintaan KIA di lapangan jumlahnya melebihi perkiraan awal,” jelas Soleh.
Menurutnya, identitas resmi menjadi syarat mutlak agar anak-anak SLB dapat mengakses layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial.
Permudah Sinkronisasi Dapodik
Kepala SLB Negeri Cendono, Kuntjoro menyambut positif inisiatif ini. Dengan total 146 siswa yang memiliki beragam kebutuhan khusus, layanan jemput bola dinilai sangat membantu orang tua yang sering terkendala waktu dan situasi anak jika harus datang ke kantor dinas.
Selain itu, Kuntjoro menyoroti pentingnya sinkronisasi data kependudukan dengan data pendidikan. Pasalnya, data siswa di aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terintegrasi langsung dengan server Dukcapil.
“Kesalahan kecil seperti kurang satu huruf pada nama atau perbedaan penulisan bisa menyebabkan masalah di dua aplikasi sekaligus. Karena itu, pendataan ulang dan pembaruan dokumen ini sangat penting bagi sekolah dan siswa,” pungkasnya. (adm/fat)










