Jepara  

Tembus 2 Ribu Pengunjung Sehari, Museum Kartini Jadi Primadona Wisata Pasca Ujian

Suasana keramaian pengunjung yang didominasi rombongan pelajar sedang mengamati koleksi sejarah di dalam Museum R.A. Kartini Jepara
ANTUSIAS: Museum R.A. Kartini Jepara yang berada di Kompleks Pendopo saat dikunjungi ratusan pengunjung menjelang libur akhir tahun, Sabtu (13/12). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Suasana Museum R.A. Kartini Jepara tampak jauh lebih hidup menjelang libur akhir tahun. Sejak sepekan terakhir, destinasi wisata edukasi yang terletak di kompleks Pendopo Kabupaten Jepara ini dipadati oleh pelajar dan masyarakat umum yang datang silih berganti.

Lonjakan kunjungan ini didominasi oleh rombongan siswa sekolah. Momentum selesainya masa ujian dimanfaatkan banyak sekolah untuk mengajak peserta didik belajar sejarah secara langsung dengan berkunjung ke museum.

Lonjakan Pengunjung Didominasi Pelajar

Pamong Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Lia Supardianik, menyebut peningkatan jumlah pengunjung mulai terasa signifikan dalam beberapa hari terakhir. Hampir setiap hari, Museum R.A. Kartini kedatangan rombongan pelajar dari berbagai sekolah.

“Begitu ujian selesai, kunjungan dari sekolah-sekolah langsung meningkat. Setiap hari ada saja rombongan yang datang,” ujar Lia, Minggu (14/12).

Ia mengungkapkan, dalam satu hari jumlah pengunjung bisa menembus angka ribuan. Bahkan pada waktu tertentu, belasan rombongan sekolah datang bersamaan, sehingga total pengunjung mendekati angka 2.000 orang.

“Pernah ada sekitar 11 rombongan sekolah dalam satu hari. Kalau ditotal, jumlahnya hampir 2 ribu pengunjung, itu belum termasuk pengunjung umum,” jelasnya.

Dampak Publikasi dan Daya Tarik Lokasi

Selain agenda rutin pasca-ujian, Lia menilai gencarnya publikasi melalui media massa dan media sosial turut mendorong minat masyarakat untuk datang ke Museum Kartini. Dampaknya, kunjungan dari kalangan umum juga terus mengalami peningkatan.

“Publikasi cukup berpengaruh. Masyarakat umum juga semakin tertarik, sehingga tingkat kunjungan naik dari hari ke hari,” katanya.

Museum Kartini selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata edukasi unggulan di Jepara. Berbagai koleksi terkait perjuangan R.A. Kartini tersimpan di dalamnya, mulai dari arsip, foto, hingga benda-benda bersejarah yang menjadi saksi perjalanan tokoh emansipasi perempuan tersebut. Lokasi museum yang kini berada di kompleks Pendopo Kabupaten juga menambah daya tarik pengunjung untuk menikmati lokasi asli peninggalan R.A. Kartini.

Pengalaman Belajar Sejarah Langsung

Salah satu pengunjung, Siva (23), mahasiswi asal Kecamatan Tahunan, mengaku antusias bisa mengunjungi Museum Kartini bersama teman-temannya. Menurutnya, belajar sejarah secara langsung memberi pengalaman yang berbeda dibanding sekadar teori.

“Lebih menarik karena bisa melihat langsung peninggalan Ibu Kartini. Jadi tidak hanya membaca dari buku,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Rudi (35), warga Kabupaten Demak yang datang bersama keluarganya. Ia menilai Museum Kartini cocok menjadi pilihan wisata keluarga yang bermanfaat, terutama saat libur akhir tahun.

“Tempatnya nyaman dan isinya mendidik. Anak-anak bisa belajar sambil berwisata. Semoga ke depan koleksinya makin lengkap,” ucapnya. (oka/gih)