Loloskan 286 Atlet, KONI Banjarnegara Targetkan Masuk 10 Besar Porprov Jateng 2026

Rakerkab KONI Banjarnegara di Aula Sasana Bakti Praja Banjarnegara
DISKUSI: Rakerkab KONI Banjarnegara di Aula Sasana Bakti Praja Banjarnegara, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara memasang target tinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026 mendatang di Semarang Raya. Banjarnegara membidik posisi 10 besar dalam klasemen akhir perolehan medali.

Target tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Banjarnegara yang digelar di Aula Sasana Bakti Praja Banjarnegara, belum lama ini.

Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong mengungkapkan, optimisme ini didasari hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jateng yang berlangsung Agustus hingga November 2025. Dari 41 cabang olahraga (cabor) yang dikirim, sebanyak 38 cabor berhasil lolos.

“Dari 41 cabang yang mengikuti BK Porprov kemarin, 38 cabor berhasil lolos. Ada peningkatan 53 persen dibanding Porprov sebelumnya di 2023 yang lalu,” katanya.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah atlet yang lolos. Jika pada Porprov 2023 di Pati Raya KONI Banjarnegara mengirimkan 223 atlet, untuk Porprov 2026 mendatang jumlahnya meningkat menjadi 286 atlet.

Tantangan Pengurangan Nomor Arung Jeram

Ahong menjelaskan, target 10 besar dinilai realistis meski ada tantangan berat pada cabor unggulan mereka, yakni arung jeram. Pada Porprov 2026, arung jeram hanya akan mempertandingkan 8 nomor, jauh berkurang dibandingkan tahun 2023 yang mempertandingkan 24 nomor.

Padahal, pada edisi 2023, Banjarnegara berhasil menyabet 18 medali emas dari cabor ini.

“Kemarin kita meraih 18 medali dari 24 nomor yang dilombakan, tetapi besok di Porprov 2026 kita hanya boleh bertanding 8 nomor saja. Berarti otomatis kita kehilangan (potensi) 10 nomor, itu pun harus kita sapu bersih 8 nomor itu,” terangnya.

Siapkan Training Center Eksklusif

Guna menyiasati berkurangnya potensi emas di arung jeram dan demi mencapai target 10 besar, KONI Banjarnegara telah menyiapkan strategi khusus. Salah satunya adalah program Training Center (TC) eksklusif yang akan dilaksanakan pada 2026.

“Nanti Binpres KONI yang akan menjadi motor penggerak TC medali emas. Jadi atlet yang kemarin mendapatkan medali ini akan di-TC selama 3 bulan di luar Banjarnegara untuk mendorong mereka agar di Porprov itu bisa mendapatkan emas,” imbuhnya. (abd/sam)