Usianya Hampir 2 Abad! Inilah Sejarah Bedug Pendowo Purworejo, Bedug Terbesar di Dunia

Ketua Takmir Masjid Agung Purworejo, KH Najib Sahfrudin, berdiri di serambi masjid menunjukkan kemegahan Bedug Pendowo Purworejo yang merupakan salah satu bedug terbesar di dunia.
TUNJUKKAN: Ketua Takmir Masjid Agung, KH Najib Sahfrudin, berdiri di depan Bedug Pendowo. (MARNIE/JOGLO JATENG)

Spesifikasi Raksasa dan Kulit Banteng Asli

Dimensi dan material penyusun Bedug Pendowo ini memang luar biasa. Najib mengungkapkan, ada mitos warga lokal yang menyebutkan bahwa banteng yang kulitnya digunakan sebagai penutup bedug bukanlah hasil perburuan, melainkan hewan yang datang sendiri ke lokasi pembuatan.

Berikut adalah rincian ukuran dan spesifikasi keunikan bedug raksasa tersebut:

  • Diameter depan (timur): 1,94 meter (masih menggunakan lulang atau kulit banteng asli).
  • Diameter belakang (barat): 1,82 meter (menggunakan kulit sapi jenis metal).
  • Panjang keseluruhan: 2,92 meter.
  • Fitur akustik: Bagian rongga dalam bedug dilengkapi dengan sebuah gong besar agar suaranya menggema nyaring.

“Bagian depan masih asli lulang banteng. Sedangkan bagian belakang karena sering ditabuh, sudah empat kali diganti menggunakan lulang sapi metal. Mencari kulit seukuran itu sangat sulit, tetapi alhamdulillah selalu ada saja yang datang menawarkan,” jelas Najib.

Ikon Wisata Religi Andalan Purworejo

Keberadaan benda pusaka ini tak pelak menambah nilai spiritual dan historis Masjid Agung Darul Muttaqin Purworejo. Masjid kebanggaan warga setempat ini sendiri tercatat mampu menampung kapasitas sekitar 1.000 jamaah di hari-hari biasa.

Pada momen tertentu seperti ibadah salat Jumat, jumlahnya bisa melonjak hingga 2.000 jamaah. Bahkan saat perayaan Idulfitri, antusiasme jamaah biasanya meluber hingga memadati jalan raya dan area alun-alun. Kombinasi arsitektur bersejarah dan keajaiban Bedug Pendowo menjadikan masjid ini destinasi yang wajib disinggahi. (mrn/iza/rds)