Kudus  

Dishub Kudus Perbarui CCTV Lalu Lintas, Kualitas Makin Tajam

Mukhlisin Kepala Bidang LLAJ Dishub Kudus berdiri menunjuk layar monitor pemantauan jalan raya dari rekaman CCTV.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan LLAJ Dishub Kudus, Mukhlisin, saat menunjukkan pantauan CCTV lalu lintas di ruang kontrol. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus terus meningkatkan sistem pemantauan dengan memperbarui sejumlah CCTV lalu lintas Kudus di berbagai titik strategis perkotaan. Pemantauan yang optimal di jalan raya menjadi kunci penting untuk menekan angka kecelakaan sekaligus mendeteksi tindak kriminalitas.

Kepala Dishub Kudus, Mundir melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), Mukhlisin mengatakan bahwa peningkatan fasilitas ini dilakukan secara bertahap. Fokus utamanya menyasar kamera lama yang memiliki kualitas gambar rendah.

Saat ini, Dishub mengelola sekitar 26 unit CCTV yang beroperasi di luar sistem Area Traffic Control System (ATCS).

”Untuk CCTV yang di luar ATCS jumlahnya ada 26 unit. Karena ini perangkat lama, beberapa perlu perawatan dan penggantian spare part, terutama di bagian jaringan dan kamera,” jelas Mukhlisin.

Pembaruan Kamera Dinamis 360 Derajat

Pada tahun ini, Dishub menargetkan penggantian kamera pengawas di delapan titik lokasi. Sebagian besar perangkat lama tersebut kualitasnya dinilai kurang mumpuni karena memiliki resolusi rendah.

”Beberapa kamera yang lama kualitasnya masih di bawah dua megapiksel, bahkan ada yang kurang dari satu megapiksel. Nantinya kita tingkatkan minimal menjadi empat megapiksel supaya hasil gambar lebih jelas,” katanya.

Perangkat baru ini tidak lagi bersifat statis. Dishub akan menggunakan teknologi kamera dinamis yang mampu diputar hingga 360 derajat.

”Dengan kamera dinamis itu, kita bisa mengarahkan fokus pemantauan ke titik tertentu yang dianggap rawan. Semua bisa dikendalikan dari ruang kontrol,” tambahnya.

Peningkatan ATCS dan Bantuan Penyelidikan

Selain kamera jalan umum, Dishub Kudus juga berencana meningkatkan sistem ATCS di Simpang Jeber. Proyek perbaikan ini masih dalam tahap perencanaan dan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026.

Lebih lanjut, keberadaan perangkat visual beresolusi tinggi ini ternyata membawa dampak krusial di luar sektor pengaturan lalu lintas jalan raya.

”Teman-teman dari kepolisian sering meminta rekaman CCTV, baik untuk kejadian kecelakaan lalu lintas maupun kasus kriminal seperti pencurian. Selama datanya tersedia tentu kami layani,” pungkasnya. (adm/fat/rds)