Pemkab Jepara berkomitmen akan terus menggelar pasar murah serupa apabila mekanisme pasar masih menunjukkan tingginya harga bahan pokok.
Meski demikian, Witiarso menjamin stok pangan di Jepara dalam kondisi aman terkendali. Ia pun mengimbau masyarakat agar berbelanja sewajarnya dan tidak melakukan aksi borong secara berlebihan. “Jangan sampai masyarakat panic buying,” tegasnya.
Rincian Harga Sembako Bersubsidi
Dalam gelaran kali ini, panitia mendistribusikan 675 paket khusus masyarakat kurang mampu dan 1.523 paket untuk kalangan umum.
Salah satu paket favorit senilai Rp 90 ribu disubsidi menjadi hanya Rp 65 ribu. Paket hemat ini berisi satu kilogram telur ayam, 800 ml minyak goreng, dua kilogram beras, dan satu kilogram gula pasir.
Tidak ketinggalan, komoditas hortikultura yang harganya sedang meroket juga ikut disubsidi tajam dan langsung ludes tak tersisa.
Harga cabai merah diturunkan dari Rp 40 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram, sementara cabai rawit dari Rp 65 ribu menjadi Rp 45 ribu. Begitu pula dengan bawang merah yang dibanderol Rp 20 ribu (harga normal Rp 40 ribu), serta bawang putih yang dijual Rp 15 ribu (harga normal Rp 25 ribu). (oka/gih/rds)










