Jepara  

Pertama Kalinya dalam Sejarah! Klub Renang Jepara Sukses Sapu Bersih Medali Krapprov Jateng

PRESTASI: Para atlet renang saat menerima penghargaan pada Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Provinsi (Krapprov) Jawa Tengah di Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Cabang olahraga renang Kabupaten Jepara mencatatkan pencapaian pada Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Provinsi (Krapprov) Jawa Tengah yang berlangsung di Kabupaten Batang, Sabtu-Minggu (27-28/6/2026). Untuk pertama kalinya, klub asal Jepara berhasil keluar sebagai juara umum dalam ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Prestasi itu diraih Gelora Tirta Swimming (GTS), salah satu dari tiga klub wakil Jepara yang tampil pada Krapprov. Selain GTS, Jepara juga diwakili Blitz Roar Aquatic dan Tiara Swimming Club.

Ketua Umum Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kabupaten Jepara, Ajar Tri Raharjo mengatakan, GTS yang dipimpin Joko Pramono sukses menjadi juara umum setelah mengumpulkan 18 medali emas, 9 perak, dan 3 perunggu.

Sementara, Blitz Roar Aquatic pimpinan Moza Arjunal Jatista meraih delapan emas, delapan perak, dan tujuh perunggu. Sedangkan Tiara Swimming Club pimpinan Moh. Shoidi memperoleh dua emas, sembilan perak, dan delapan perunggu.

“Ini sejarah bagi renang Jepara. Salah satu klub kami berhasil menjadi juara umum di Krapprov Jawa Tengah,” kata Ajar, Senin (29/6/2026).

“Kami bangga dengan capaian ini,” tambahnya.

Menurut Ajar, Krapprov bukan sekadar ajang berburu medali, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang akan digelar pada Oktober 2026.

Hasil kejuaraan itu sekaligus menjadi dasar promosi dan degradasi atlet dalam proses pembinaan.

“Kejuaraan ini kami jadikan tolok ukur kesiapan atlet menuju Porprov. Hasilnya menjadi bahan evaluasi pembinaan atlet selanjutnya,” ujarnya.

Tak hanya membawa pulang gelar juara umum, para perenang Jepara juga menunjukkan kualitas di nomor perorangan. Empat atlet berhasil dinobatkan sebagai perenang terbaik di kelompok umur masing-masing.

Fathan Yusuf Ardiansyah menjadi perenang terbaik KU-1 putra setelah meraih dua medali emas dan dua perak. Kwak Hong Je menyabet gelar perenang terbaik KU-2 putra dengan koleksi lima emas dan satu perunggu.