Kendal  

Bersandar Dua Hari di Kendal, RS Apung Laksamana Malahayati Targetkan Layani 400 Pasien

Tim medis rumah sakit apung sedang memeriksa kondisi kesehatan warga di Pelabuhan Kendal, Senin (16/3/2026).(Agus/Joglo Jateng)

KENDAL, Joglo Jateng – Kehadiran rumah sakit terapung di Pelabuhan Kendal menarik perhatian ratusan warga. Kapal rumah sakit apung Laksamana Malahayati bersandar selama dua hari dan membuka layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Selama berada di Kendal, tim medis menargetkan dapat melayani sekitar 400 pasien. Setiap harinya diperkirakan sekitar 200 warga akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal, Bintang Yudha Daneswara, mengatakan pelayanan kesehatan gratis tersebut terbuka bagi masyarakat umum, khususnya warga pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Pelayanan ini menyasar masyarakat umum. Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama warga pesisir dan nelayan,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Kendal agar mudah dijangkau masyarakat pesisir. Selain nelayan, warga dari berbagai wilayah di Kendal juga datang untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Sejak pagi hari, warga sudah terlihat mengantre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena layanan pengobatan gratis ini hanya berlangsung dalam waktu terbatas.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Selain itu, sebagian warga juga menerima bantuan paket sembako.

Bintang Yudha menambahkan, keberadaan rumah sakit apung diharapkan bisa menjadi solusi dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan darat.