Pati  

Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar, Pemkab Pati Segera Eksekusi Perbaikan Jalan Rusak Habis Lebaran

Kendaraan melintas di jalan berlubang dan rusak parah yang berada di salah satu ruas jalan di wilayah Kabupaten Pati.
KONDISI: Salah satu ruas jalan di Kabupaten Pati yang mengalami kerusakan, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng — Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) memastikan perbaikan jalan rusak yang tersebar di wilayah tersebut akan direalisasikan usai momen Lebaran. Langkah ini menjadi angin segar bagi mobilitas warga Bumi Mina Tani, mengingat total kerusakan infrastruktur jalan di wilayah ini tercatat mencapai 250 kilometer.

Untuk sementara waktu, penanganan jelang Lebaran hanya difokuskan pada optimalisasi tambal lubang di titik-titik vital.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo mengonfirmasi bahwa eksekusi perbaikan jalan secara menyeluruh masih harus menunggu instruksi lanjutan dan selesainya proses birokrasi.

“Untuk perbaikan jalan perintah atasan kami diminta menunggu habis Lebaran. Sementara untuk jalan yang rusak diminta dioptimalkan dengan penambalan dulu,” ungkap Hasto, belum lama ini.

Penambalan Darurat Terkendala Pabrik Aspal Tutup

Hasto memproyeksikan bahwa pengerjaan fisik perbaikan sejumlah ruas jalan kemungkinan besar baru bisa dimulai pada bulan April 2026. Tahapan pengerjaan infrastruktur berskala besar di pemerintahan diwajibkan melalui mekanisme lelang terlebih dahulu.

“Kemungkinan bulan depan. Karena proses lelang dulu,” terangnya.

Sebelum memasuki masa libur Lebaran, tim DPUTR telah menyisir dan menambal sejumlah ruas jalan di area dalam kota. Titik yang ditangani meliputi Jalan Panunggulan, Jalan Penjawi, Jalan Kolonel Sunandar, Jalan Mr. Iskandar, dan Jalan Munadi.

Penambalan darurat juga menyasar jalur lintas kecamatan seperti akses Juwana-Guyangan dan Jakenan-Jaken.

Khusus di jalur Jakenan-Jaken, petugas terpaksa hanya menggunakan material pengurukan darurat akibat kendala logistik menjelang Hari Raya.

“Pengurugan base course darurat di lubang-lubang dalam di Jakenan-Jaken. Karena yang produksi aspal hotmix sudah tutup (mendekati Lebaran),” jelas Hasto.

Siapkan Rp 200 Miliar untuk Tangani 80 Titik

Sebagai informasi tambahan, Pemkab Pati telah mendata sekitar 250 kilometer jalan rusak di berbagai wilayahnya. Dari jumlah fantastis tersebut, pemerintah daerah akan memprioritaskan penanganan pada 80 titik lokasi kerusakan pada tahun 2026 ini.

Demi memulihkan infrastruktur publik tersebut, Pemkab Pati telah menyiapkan anggaran jumbo dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2026.

Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 200 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendanai paket pekerjaan perbaikan jalan rusak sekaligus pembangunan sejumlah jembatan. (lut/fat/rds)