Antusiasme Tinggi dari Berbagai Usia
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jepara, Siti Zuliati merinci bahwa total peserta manasik kali ini mencapai 1.547 orang yang tersebar di 16 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 1.433 di antaranya adalah jemaah haji reguler, dibantu 6 pembimbing KBIHU, serta 8 petugas haji daerah.
“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat Jepara yang sangat tinggi untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Dari peta demografi, mayoritas jemaah didominasi perempuan sebanyak 857 orang, disusul 690 jemaah laki-laki. Kecamatan Pecangaan menjadi penyumbang jemaah terbanyak (157 orang), diikuti Kecamatan Tahunan dan Kalinyamatan. Di tingkat desa, Desa Troso memimpin dengan total 43 jemaah.
Terkait rentang usia, Kemenhaj mencatat terdapat 296 jemaah kategori lanjut usia (65-79 tahun) dan 51 jemaah berusia di atas 80 tahun. Menariknya, jemaah tertua tercatat berusia 85 tahun, sedangkan peserta termuda baru menginjak usia 16 tahun. Latar belakang profesi mereka pun didominasi sektor swasta (421 orang), pedagang (324 orang), dan ibu rumah tangga (285 orang).
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam kesempatan yang sama memastikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendampingi warganya.
“Pemerintah Kabupaten Jepara terus berupaya menghadirkan dukungan terbaik demi kelancaran dan kenyamanan calon jamaah haji dalam menunaikan ibadah haji,” tandas Witiarso. (oka/gih/rds)










