Pemkab Purworejo Gelar Pembinaan, Tuntut Ketua RT dan RW Lebih Responsif Layani Warga

PEMBINAAN: Jajaran DPPPAPMD Kabupaten Purworejo melaksanakan pembinaan kepada para Ketua RT dan RW di Kecamatan Purworejo dan Kaligesing, Senin (13/4/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo menuntut peningkatan kinerja ribuan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wilayahnya. Tuntutan pemberian layanan publik yang lebih responsif ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah yang telah mengucurkan insentif rutin bagi para pamong desa tersebut.

Pesan tegas ini disampaikan langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, dalam agenda pembinaan aparatur desa tingkat bawah.

Kegiatan pemantapan kapasitas tersebut mulai digelar di Pendopo Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Kaligesing pada Senin (13/4/2026).

Yuli menegaskan bahwa posisi pamong tingkat dasar ini sangat krusial dalam rantai birokrasi pemerintahan karena bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

“Kegiatan pembinaan ini merupakan sarana penting untuk memperkuat kapasitas dan peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. RT dan RW memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan sekaligus sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah desa maupun kelurahan. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat peran RT dan RW agar dapat berjalan semakin optimal,” kata Yuli.

Kewajiban Imbangi Insentif dengan Kinerja

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengingatkan bahwa Pemkab Purworejo selama ini tidak menutup mata terhadap kerja keras aparatur lingkungan. Pemberian dana insentif terus dilakukan secara konsisten sebagai wujud apresiasi pemerintah.

Namun, penghargaan finansial tersebut wajib dibayar lunas dengan peningkatan mutu penanganan masalah warga di lapangan.

“Saya berharap RT dan RW dapat memberikan pelayanan yang responsif dan transparan, menjaga kerukunan, serta aktif menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong peran aktif mereka untuk ikut menyukseskan program-program pembangunan daerah secara inklusif.

Menyasar 5.644 Pamong di 16 Kecamatan

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo, Hernah, merinci skala pelaksanaan agenda ini.

Rencananya, pembinaan bertema “Masyarakat Purworejo Berseri” ini akan digulirkan secara maraton ke 16 kecamatan hingga tanggal 29 April 2026 mendatang.

Di setiap sesinya, acara ini melibatkan sekitar 235 peserta lintas elemen, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) hingga aparat kelurahan.

Fokus utamanya adalah membekali total 5.644 orang Ketua RT dan RW se-Kabupaten Purworejo agar visi pembangunan daerah yang berdaya saing, sejahtera, religius, dan inovatif dapat tercapai optimal. (mrn/ree/rds)