DPC PDIP Purworejo Gelar Cek Kesehatan Gratis, Wabup Dion Bagikan Tips Hidup Sehat

CEK: Salah satu warga saat mengikuti Cek Kesehatan Gratis yang diadakan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kamis (16/7/2026). (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo mengadakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kamis (16/7/2026).

Acara diikuti oleh ratusan warga yang datang untuk memeriksakan kesehatan, cek gula darah, dan kolesterol.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo yang juga Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Purworejo, dan para kader partai banteng tersebut.

Dalam sambutannya, Dion berbagi tips kesehatan agar warga senantiasa sehat dan berumur panjang.

“Di Indonesia, angka harapan hidup 74 tahun. Artinya rata-rata umur maksimal warga Indonesia adalah 74 tahun. Di Jepang angka harapan hidupnya 84 tahun. Setelah saya baca-baca, ternyata ada syaratnya agar panjang umur,” kata Dion.

Menurut dia, cara utama untuk menjaga kesehatan adalah dengan rutin bergerak. “Setiap hari, usahakan berjalan kaki, tidak sedikit-sedikit naik motor,” pesannya.

SAMBUTAN: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo yang juga Wakil Bupati, Dion Agasi Setiabudi saat memberikan sambutan dalam acara CKG di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Kamis (16/7/2026). (MARNIE/JOGLO JATENG)

Selain bergerak, untuk menjaga kesehatan, warga juga diimbau harus memperbanyak mengonsumsi sayuran dan makanan sehat. Dion juga berpesan agar mengurangi frozen food, mi instan, dan daging dengan pengawet.

“Tips ketiga untuk sosialisasi, silaturahmi. Tapi kalau silaturahmi ya jangan ngrasani (menggunjing) tetangga,” ujar Dion berkelakar.

Ia menyampaikan, kegiatan CKG hari ini diadakan karena sebagai kepala daerah, ia dan Bupati Yuli Hastuti sangat fokus di bidang kesehatan. Mereka menginginkan agar seluruh warga selalu sehat.

Dion mengatakan, Pemkab Purworejo memiliki fasilitas rumah singgah untuk warga Purworejo yang dirujuk ke RSUP dr. Sardjito Yogyakarta.

“Sekarang ini banyak pasien yang tidak opname, tapi rutin harus menjalani perawatan di Jogja. Pemkab telah menyiapkan rumah singgah gratis di wilayah Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Fasilitas ini juga didukung oleh S3 (Sedekah Seribu Sehari), Embun Surga, dan elemen lainnya. Selain itu, bagi warga yang BPJS-nya tidak aktif, masih bisa berobat secara gratis.

Dalam acara tersebut, Dion juga mengundang peserta CKG yang berusia di atas 74 tahun. Mereka kemudian diberikan hadiah dan cendera mata.

Salah satunya adalah Mbah Maryono (82). Saat ditanya rahasia berumur panjang, ia mengaku terbiasa hidup nrima (menerima apa adanya), sabar, dan ikhlas. Menariknya, tak hanya ia yang berumur panjang, sang istri pun kini telah berusia 76 tahun. (mrn/ree/rds)