PEMALANG, Joglo Jateng – Lomba bertutur yang digelar di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Pemalang belum lama ini menjadi ruang penting bagi anak-anak. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan literasi sekaligus membangun kepercayaan diri mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan minat literasi anak-anak di Kabupaten Pemalang semakin tumbuh. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya kepercayaan diri dan kemampuan berekspresi peserta.
Bunda Literasi Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan. Ajang ini merupakan panggung bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri melalui cerita.
“Lomba bertutur ini bukan sekadar lomba biasa, ini adalah panggung kalian untuk bersinar. Di sini seluruh peserta menyampaikan cerita, menghidupkan tokoh-tokoh, dan membuat orang lain ikut merasakannya,” paparnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi cara menyenangkan dalam merayakan literasi. Anak-anak diajak melihat kegiatan membaca sebagai pengalaman seru yang bisa diceritakan kembali dengan gaya masing-masing.
“Melalui kegiatan ini kita merayakan literasi dengan cara yang menyenangkan. Membaca tidak lagi membosankan, tapi menjadi petualangan yang bisa kalian bagikan,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar peserta tampil dengan percaya diri tanpa rasa takut. Menurutnya, rasa gugup adalah hal yang wajar, namun tidak boleh menghalangi keberanian untuk tampil.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemenangan bukan tujuan utama dalam kegiatan tersebut. Pengalaman, keberanian, dan kenangan justru menjadi nilai yang lebih penting bagi perkembangan anak.
“Menang itu menyenangkan, tapi bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah pengalaman dan keberanian yang kalian dapatkan hari ini,” tuturnya. (fan/ree/rds)










