PATI, Joglo Jateng – Pondok Pesantren Tahfidh Al Hamidiyah Bulumanis Kidul, Margoyoso, Pati menyelenggarakan kegiatan Haflatul Hidzaq ke-3 dan Muwadda’ah Akhirussanah Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, meriah, dan sarat makna.
Haflatul Hidzaq ke-3 dan Muwadda’ah Akhirussanah ini mengusung tema International Culture. Acara dikemas dengan nuansa islami yang dipadukan dengan keberagaman budaya internasional.
Berbagai persembahan seni turut memeriahkan kegiatan. Di antaranya penampilan syair Asmaul Husna, gambus bernuansa Timur Tengah, serta tari kipas yang memadukan budaya Tiongkok dan Sumatera.
Penampilan tersebut berhasil memukau para tamu undangan dan memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara haflah tahun ini.
Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa sebagai bentuk rasa syukur. Hal ini sekaligus menjadi apresiasi atas perjuangan para santri penghafal Al-Qur’an dan peserta didik kelas XII yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di lingkungan Ponpes Tahfidh Al Hamidiyah.

Ketua Pembina Yayasan Al Hamidiyah, Muhammadun mengungkapkan, pada kegiatan tahun ini, Pondok Pesantren Tahfidh Al Hamidiyah mewisuda sebanyak 32 khotimat Al-Qur’an bil ghoib, serta 72 peserta didik kelas XII.
“Para santri menerima penghargaan atas perjuangan, kedisiplinan, serta proses panjang yang telah mereka lalui selama menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ia menyampaikan harapan agar seluruh lulusan dapat menjadi generasi yang berakhlakul karimah, mencintai Al-Qur’an, serta mampu membawa nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.
“Selain menjadi ajang pelepasan dan wisuda, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi bagi para peserta didik atas perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama guru, teman, dan lingkungan pondok pesantren,” tuturnya.
“Tangis haru, rasa syukur, dan kebersamaan menyelimuti suasana acara hingga akhir kegiatan,” tambahnya.
Melalui Haflatul Hidzaq ke-3 dan Muwadda’ah Akhirussanah ini, Pondok Pesantren Tahfidh Al Hamidiyah berharap seluruh lulusan mampu melanjutkan perjuangan mereka di jenjang berikutnya. Tentunya dengan tetap membawa semangat belajar, menjaga adab, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (lut/fat/rds)










