Kudus  

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris Ajak Warga Perkuat Budaya Berbagi Lewat Warung Sedekah

BAGI: Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, kembali mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya berbagi kepada sesama melalui kegiatan warung sedekah yang rutin digelar di Kabupaten Kudus. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, kembali mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya berbagi kepada sesama melalui kegiatan warung sedekah yang rutin digelar di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang telah berjalan selama bertahun-tahun dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas hingga para donatur.

Saat meninjau pelaksanaan Warung Sedekah di kawasan Jalan Ahmad Yani, Sam’ani menyampaikan rasa syukur karena program tersebut masih berjalan dengan baik dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kegiatan berbagi tersebut umumnya dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis. Program itu telah berlangsung hampir tujuh tahun dan konsisten menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah.

Alhamdulillah, kegiatan ini masih berjalan dengan lancar. Biasanya kami melaksanakan kegiatan ini setiap hari Senin dan Kamis. Program ini sudah berlangsung hampir tujuh tahun berkat dukungan banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, keberlangsungan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kontribusi para donatur dan komunitas sosial yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat. Bahkan, banyak donatur yang memilih tidak disebutkan identitasnya karena ingin berbagi secara ikhlas.

“Banyak donatur yang selama ini membantu dan tidak ingin namanya dipublikasikan. Mereka hanya ingin berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sam’ani menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosial, melainkan upaya untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian di tengah masyarakat. Ia berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk berbagi sesuai kemampuan masing-masing.

“Kami ingin mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk ikut berbagi. Tidak harus dalam jumlah besar. Walaupun sedikit, jika dilakukan dengan ikhlas, insyaallah akan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sam’ani menyebut bahwa publikasi kegiatan sosial yang dilakukan pemerintah bukan bertujuan untuk mencari pencitraan. Menurutnya, keterbukaan tersebut dilakukan agar dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat serta mendorong tumbuhnya gerakan sosial yang lebih luas.

“Kami mohon maaf jika kegiatan ini dipublikasikan. Tujuannya bukan untuk pamer, tetapi agar pemerintah daerah dapat memberikan contoh yang baik dan menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama,” pungkasnya. (adm/rds)