8.523 Koperasi KDMP Jateng Resmi Berbadan Hukum, Sediakan Harga Sembako Lebih Murah

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Tengah, Desy Arijani. (DOK DINKOP UKM JATENG/JOGLO JATENG)

Berdasarkan data Dinkop UKM Provinsi Jawa Tengah, sejumlah komoditas di gerai KDMP dijual di bawah harga pasar.

Beras SPHP kemasan 5 kilogram dipasarkan seharga Rp 55 ribu. Sedangkan beras premium 5 kilogram dibanderol Rp 76 ribu, jauh lebih murah dibanding harga supermarket yang mencapai sekitar Rp 95 ribu.

Sementara itu, Minyakita dijual seharga Rp 15.500 per liter. Adapun LPG 3 kilogram dijual sesuai harga eceran tertinggi, yakni sebesar Rp 18 ribu.

Manfaat keberadaan koperasi tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Salah seorang warga Gedawang, Lala Fadhillah (35) mengaku lebih memilih berbelanja di KDMP karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Harga barang di koperasi tersebut juga dinilai lebih hemat dibandingkan toko lainnya.

“Yang jelas dengan adanya koperasi ini kita banyak diuntungkan. Kita sebagai warga sekitar belanja lebih dekat dan harganya itu lebih miring dibandingkan dengan yang lain,” kata Lala.

Dinkop UKM Provinsi Jawa Tengah mencatat, gerakan ekonomi melalui KDMP kini telah menghimpun 136.112 anggota aktif. Nilai perputaran modal di sektor usaha dominan tersebut mencapai Rp 25,2 miliar.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap perkembangan koperasi ini mampu memperkuat ekonomi desa. Sekaligus, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem usaha yang berbasis anggota. (hfh/gih/rds)