Kendal  

Guru SMPN 2 Cepiring Kendal Raih Penghargaan MURI Tiga Kali Berturut-turut

PRESTASI: Ana Rahmawati Ningsih menunjukkan piagam penghargaan dari MURI yang berhasil diraihnya, Kamis (16/7/2026). (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Cepiring, Kabupaten Kendal, Ana Rahmawati Ningsih, S.Pd., M.Pd., kembali menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan tersebut menjadi yang ketiga kalinya diraih secara berturut-turut sejak 2024.

Ana merupakan penulis buku, produser, penulis naskah, dan sutradara film pendek. Pada 2026, ia mengikuti proyek literasi yang diselenggarakan Dandelion Publisher sebagai penulis kontributor dalam buku Nandikara Arutala.

Dalam proyek tersebut, Ana menulis puisi akrostik berjudul Berjalan di Cahaya Terang. Puisi itu disusun menggunakan huruf-huruf dari nama lengkapnya sebagai awalan setiap baris puisi.

Karyanya dinyatakan lolos proses kurasi dan diterbitkan dalam buku Nandikara Arutala. Buku ini kemudian mencatatkan rekor MURI sebagai buku puisi akrostik dengan jumlah penulis terbanyak yang melibatkan lebih dari 1.000 penulis.

“Puisi ini saya tulis dari huruf-huruf nama saya. Setiap huruf menjadi awalan pada setiap baris puisi,” ujar Ana, Kamis (16/7/2026).

“Setelah lolos kurasi, karya saya dimasukkan ke dalam buku Nandikara Arutala. Piagam penghargaan dari MURI saya terima setelah bukunya terbit,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada 2024 Ana menerima penghargaan MURI dalam kategori penulisan puisi akrostik dengan melibatkan tiga peserta didiknya.

Setahun kemudian, ia kembali memperoleh penghargaan MURI melalui kategori penulisan pentigraf atau cerpen tiga paragraf bersama seorang siswa.

Pada 2026, Ana mengikuti proyek tersebut secara mandiri karena pelaksanaannya bertepatan dengan masa libur sekolah.

“Tahun ini saya mencoba sendiri karena siswa masih libur sekolah, sehingga tidak bisa dilibatkan. Alhamdulillah, saya kembali lolos kurasi,” katanya.

Menurut Ana, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya melalui dunia literasi sekaligus membawa nama SMP Negeri 2 Cepiring dan Kabupaten Kendal di tingkat nasional.

Ia juga mengajak para siswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang yang diminati, termasuk literasi.

“Jangan pernah takut mencoba dan berkarya. Prestasi tidak hanya diperoleh dari nilai akademik, tetapi juga bisa melalui menulis, seni, maupun bidang lain yang ditekuni,” pesannya.

“Terus belajar, membaca, dan berlatih agar dapat menghasilkan karya yang bermanfaat,” pungkas Ana. (ags/gih/rds)