Tangis Haru Warnai Penyerahan Siswa Baru di SRMP 27 Banjarnegara

PINDAH: Orang tua murid baru SRMP 27 Banjarnegara saat membawakan perbekalan untuk pindah ke asrama, Selasa (28/7/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Tangis haru mewarnai penyerahan siswa baru di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara.

Rasa cemas dan putus asa yang sempat menyelimuti pasangan petani asal Kecamatan Pandanarum, Hidayat dan Murtini, kini berganti menjadi senyum penuh rasa syukur.

Pasalnya, putri tercinta mereka, Amelia Barokah, kini resmi mengecap pendidikan secara gratis di sekolah tersebut.

Sebelumnya, asa Amelia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP sempat terancam putus di tengah jalan.

Meski baru lulus Sekolah Dasar (SD) tahun ini dan memiliki semangat belajar yang amat tinggi, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi penghalang besar.

“Anak saya itu menangis terus, maunya sekolah. Tapi saya tidak punya biaya,” tutur Hidayat saat ditemui di kompleks asrama SRMP 27 Banjarnegara, Selasa (28/7/2026).

“Sekolah yang dekat ada, tapi akses ke sana harus pakai sepeda motor, sementara kami tidak punya motor,” imbuhnya.

Kondisi ekonomi keluarga petani tersebut kian memprihatinkan. Lantaran, anak pertama mereka juga terpaksa tidak melanjutkan sekolah dan hanya bisa menamatkan pendidikan tingkat SD demi membantu mencari nafkah.

Hidayat mengaku sempat pasrah saat tak mampu memenuhi keinginan Amelia untuk bersekolah.

Titik terang akhirnya hadir ketika petugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mendatangi kediaman mereka.

Melalui informasi dan dorongan pendamping PKH, Amelia didaftarkan ke SRMP 27 Banjarnegara. Sekolah ini merupakan sekolah berbasis asrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Meski merasa berat dan sedih karena harus berpisah serta melepas Amelia tinggal di asrama sekolah, Hidayat dan Murtini mengaku ikhlas.

Rasa khawatir mereka berangsur sirna saat melihat kemandirian serta penampilan percaya diri para kakak kelas di sekolah tersebut.

Pola pendidikan karakter dan keasramaan 24 jam yang diterapkan SRMP 27 Banjarnegara membuat orang tua meyakini hal positif. Mereka yakin bahwa Amelia berada di lingkungan yang tepat untuk meraih masa depannya.

“Rasanya senang dan gembira sekali melihat perkembangan anak-anak di sini,” ujar Murtini.

“Harapan kami tidak banyak, semoga cita-cita Amelia tercapai dan kelak bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, serta mengangkat derajat orang tua,” pungkasnya. (cr1/ree/rds)