Ruang Kelas Tertimpa Pohon dari Area Makam, Siswa SDN Sendangmulyo 03 Terpaksa Belajar Bergantian

TOKOH: Kepala Disdik Kota Semarang, Muhammad Ahsan. (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Sendangmulyo 03 tetap berlangsung. Hal ini dipastikan meski salah satu ruang kelas mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang pada Senin (27/7/2026).

Pelayanan pendidikan tetap menjadi prioritas dengan menerapkan sistem pembelajaran bergantian. Skema ini diberlakukan secara darurat selama proses penanganan berlangsung.

Kepala Disdik Kota Semarang, Muhammad Ahsan mengatakan, usai menerima laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait.

Koordinasi dilakukan bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang untuk membersihkan batang, dahan, dan ranting pohon yang menimpa bangunan sekolah.

Selain itu, pihak dinas juga melakukan asesmen lapangan serta pendataan tingkat kerusakan. Hal itu akan dijadikan sebagai dasar penanganan lanjutan.

Ahsan menegaskan, proses pembelajaran di sekolah tersebut tidak dihentikan. Sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergantian atau shifting dengan memanfaatkan ruang kelas yang masih aman.

Langkah tersebut diambil agar hak belajar para siswa tetap terpenuhi selama proses perbaikan atap berlangsung.

“Saat ini kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan penyesuaian menggunakan ruang yang aman. Atau menggunakan skema pembelajaran sistem shift dengan kelas 2,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kelas 1A masuk pada pukul 07.00 sampai 10.00 WIB. Kemudian, ruang kelas tersebut secara bergantian digunakan oleh kelas 2.

Lebih lanjut, Disdik Kota Semarang akan berkoordinasi dengan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.