KKN UIN Walisongo dan UIN Bandung Perkuat Pengabdian di Warungkondang

CIANJUR, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi UIN Walisongo Semarang bersama UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Melalui pendekatan Sistem Pemberdayaan Masyarakat (Sisdamas), mahasiswa menghadirkan sejumlah kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan serta penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Salah satu program dilaksanakan oleh empat mahasiswa KKN Kolaborasi yang bertugas di Posko 252 Dusun 3, Desa Bunikasih.

Mereka menggelar Rembuk Stunting bertajuk “Bersama Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing” di Kantor Desa Bunikasih pada Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, kader Posyandu, serta masyarakat setempat.

Rembuk Stunting menjadi wadah edukasi sekaligus diskusi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. Diskusi berlangsung aktif.

Masyarakat turut berbagi pengalaman dan menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pencegahan stunting.

Upaya tersebut didorong melalui peningkatan pengetahuan kesehatan, kesadaran masyarakat, serta penerapan pola hidup sehat dalam keluarga.

Kepala Desa Bunikasih mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan stunting penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.

“Kegiatan Rembuk Stunting ini sangat membantu desa kami dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, dua mahasiswa KKN Kolaborasi UIN Walisongo Semarang yang berkolaborasi dengan mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Posko 259 Dusun 1, Desa Cieundeur, melaksanakan program Wakaf Al-Qur’an di Mushola Al-Istiqomah pada Jumat (31/7/2026).

Mushola tersebut menjadi tempat pengajian rutin anak-anak di Desa Cieundeur.

Program wakaf Al-Qur’an dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penguatan sarana ibadah sekaligus mendukung kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyerahkan wakaf Al-Qur’an secara simbolis kepada pengurus Mushola Al-Istiqomah. Penyerahan disaksikan oleh jajaran pengurus mushola dan para santri yang mengikuti pengajian rutin.

Wakaf Al-Qur’an tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak, remaja, maupun masyarakat umum. Selain itu, program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi Al-Qur’an di lingkungan Desa Cieundeur.

Pendiri Mushola Al-Istiqomah, Aang Hasan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaborasi atas wakaf Al-Qur’an yang diberikan. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dan membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan semangat membaca dan mempelajari Al-Qur’an di Mushola Al-Istiqomah,” tuturnya.