KEDAI kopi menjadi tempat andalan bagi para muda-mudi yang senang nongkrong, menghabiskan waktu untuk berbagi cerita dan menikmati suasana. Konsep tempatnya pun beragam.
Di Jalan Stadion Timur, Karangkidul, Kota Semarang ada satu kedai kopi yang membawa konsep interior dari penggabungan nuansa Vietnam dan Thailand. Banyak properti pendukung yang memberikan kesan unik dari tempat ini. Seperti tumpukan buku bekas, kaset pita, roll film, kamera analog, bendera, poster, dan masih banyak lainnya.
“Sebenernya ini campuran. Karena kalau dibilang Thailand aja ya bukan, Vietnam bukan, Jepang juga bukan. Sebetulnya saya suka jalan-jalan. Nah beberapa konsep yang saya dapet, saya kumpulin jadilah Toko Merekah ini,” ucap Pemilik Toko Merekah, Anita Dwi kepada Joglo Jateng, belum lama ini.
Selama ini, kata dia, di Kota Semarang belum ada kedai dengan konsep seperti yang ia terapkan. Sehingga Anita memberanikan diri membuat inovasi tempat nongkrong baru yang kini kerap menjadi rujukan anak-anak muda.
Makanan dan minuman yang tersedia di sana memiliki nama yang menarik. Seperti murple, binar, kosmik, dan masih banyak lagi. Harganya bervariasi mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 22 ribu.
“Kalau murple itu markisa yang dikasih soda. Itu terinspirasi dari minuman di Malaysia. Saya mencoba ngeracik dengan harga murah tapi pakai kualitasnya yang bagus. Seluruh karyawan di Toko Merekah ini datang dari kalangan anak muda, khususnya mahasiswa,” jelasnya.
Anita menyediakan kursi dan meja dengan beragam bentuk di dalam maupun luar kedai. Pengunjung bisa menikmati suasana sambil menyantap menu, membaca buku yang disediakan, atau sekedar santai mengobrol.
“Ada juga pengunjung toko buku yang tidak sengaja lewat, terus mampir. Lalu dari pengunjung sini, juga akhirnya lihat-lihat lapak dan baca-baca buku. Jadi bisa saling menguntungkan,” ujar dia.
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Ungaran, Susi mengaku senang karena akhirnya bisa berkunjung ke kedai kopi yang unik ini. Menurutnya, Toko Merekah memiliki keunikan dari sisi konsep, suasana yang nyaman, dan minuman yang enak.
“Tau tempat ini dari media sosial. Karena aku lihat banyak orang yang rekomendasiin dan memang gak heran sih kenapa selalu ramai,” ungkapnya. (int/adf)










