Kudus  

Masyarakat Antusias dengan Program Investasi Emas Pegadaian Kudus

ANTRE: Masyarakat di Pegadaian Area Kudus untuk layanan investasi dan transaksi emas, belum lama ini. (NUR MAIDAH /JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pegadaian Area Kudus memperkenalkan beragam program investasi emas yang mulai berlaku sejak Januari ini. Program seperti cicil emas, tabungan emas, deposito emas, hingga arisan emas dirancang untuk menawarkan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dalam logam mulia.

Dalam program deposito emas, masyarakat bisa menyimpan emas minimal 5 gram dengan jangka waktu tertentu. Mulai dari satu bulan hingga enam bulan.

Spv Marketing Officer Pegadaian Area Kudus, Ricko Pratama menjelaskan, deposito ini menawarkan imbalan hasil hingga 7 persen. Tergantung jumlah dan jangka waktu penyimpanan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan cicilan emas untuk memiliki emas batangan mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram. Program ini memungkinkan pembayaran secara bertahap selama 1 bulan hingga 3 tahun. Emas yang ditawarkan berasal dari produsen terpercaya seperti Antam dan Galeri 24.

Menariknya, Pegadaian juga menghadirkan arisan emas yang cocok bagi kelompok masyarakat. Dalam skema ini, setiap kelompok yang beranggotakan minimal enam orang dapat mencicil pembelian emas secara kolektif. Anggota akan mendapatkan emas secara bergiliran berdasarkan sistem undian hingga cicilan seluruh kelompok lunas.

Program kredit emas dengan asuransi turut menjadi solusi bagi pekerja informal seperti pengemudi ojek online. Asuransi ini melindungi nasabah dari risiko kecelakaan kerja yang menyebabkan cacat permanen atau kematian.

“Program ini bertujuan membantu masyarakat dari berbagai latar belakang agar bisa berinvestasi emas tanpa khawatir,” ujar Ricko.

Namun, di sisi lain, beberapa masyarakat menilai bahwa program ini masih menyasar kalangan tertentu, seperti mereka yang memiliki penghasilan tetap. Siti, salah satu warga Kudus, berharap program ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kecil agar lebih inklusif.

Investasi emas sendiri terus diminati karena stabilitasnya yang dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Pegadaian Kudus berharap program ini dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat sambil terus menyediakan edukasi terkait manfaat dan risiko investasi emas. (cr7/fat)