Motor Bermuatan Jirigen Bensin Terbakar di Pantura Pemalang, Damkar Bergerak Cepat!

HANGUS: Grup Pos Damkar Comal saat memadamkan api yang membakar satu unit sepeda motor di Jalan Raya Pantura, Ulujami, akhir pekan lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Mengalami korsleting listrik, sebuah kendaraan motor roda dua dengan mengangkut jirigen bensin terbakar setelah mati mendadak dan tertabrak pengendara lain di Jalan Raya Pantura, Desa Ambowetan, Kecamatan Ulujami, Sabtu (8/3). Mendapati laporan itu, Pos Damkar Comal langsung meluncur ke lokasi dan berhasil memadamkam api yang membakar habis seluruh motor.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pemalang Achmad Hidayat mengatakan, gerak cepat para Damkar pos Comal langsung setelah menerima laporan dari warga sekitar. Di mana kronologi kejadian terjadi ketika pengemudi sepeda motor Thunder yang baru saja membeli bensin dalam skala banyak di dalam jirigen mengalami konsleting listrik yang menimbulkan api, karena panik sang pengemudi langsung berhenti mendadak dan mengakibatkan pengendara motor lainnya menabrak.

“Laporan masuk sekitar pukul 21.51 dan regu Pos Damkar Comal meluncur ke lokasi dua menit kemudian hingga sampai di 21.57. Alhamdulillah, langsung tertangani dan tidak ada korban jiwa” tuturnya, belum lama ini.

Dalam kejadian itu, karena mambawa muatan bahan bakar motor Thunder langsung hangus tak tersisa di lokasi, hanya tertinggal rangka kendaraan. Selain itu, karena panik pemilik kendaraan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian dan ditaksir kerugian mencapai Rp25 juta, serta korban luka ringan akibat menambrak kendaraan yang terbakar.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar memeriksa kendaraan mereka ketika akan digunakan untuk bepergian. Terutama menjelang musim mudik 2025, sehingga dapat menanggulangi serta mencegah kejadian kecelakaan yang dikhawatirkan memakan korban jiwa dan kerugian materiil.

“Mohon dicek dulu kendaraan saat akan melakukan aktivitas, paling tidak bisa mencegah kejadian yang dapat sewaktu-waktu terjadi. Karena mencegah lebih baik daripada menyesali setelahnya,” pungkasnya.(fan/sam)