BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Berbagai persiapan dilakukan menjelang Iduladha 2025. Di Kabupaten Banjarnegara, juru sembelih disiapkan untuk memastikan proses dan hasil dalam penyembelihan kurban mendapat kualitas terbaik. Salah satunya melalui pelatihan juru sembelih halal (juleha) yang dilakukan Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarnegara.
Medic Veteriner Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarnegara, drh. Agung Yuwono mengatakan, RPH Banjarnegara telah menggelar 13 kali bimbingan teknis pelatihan penyembelihan ternak, dalam kurun waktu satu setengah tahun. Dengan total peserta secara keseluruhan mencapai kurang lebih 700 orang.
“Animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan kami memang tergolong tinggi, karena kami memiliki pembeda dengan pelatihan lain. Di sini, peserta berkesempatan satu per satu praktik langsung. Dengan menyembelih satu ekor sapi. Jadi ketika mereka melakukan penyembelihan di wilayah tinggal masing-masing, sudah memiliki pengalaman,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, program tersebut merupakan tindakan preventif, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat pelaksanaan kurban. “Tujuannya supaya ketika pelaksanaan kurban tidak kacau. Misalnya ada yang menyembelih sapi, tapi terjadi masalah teknis, sehingga membuat si sapi lepas dan sebagainya,” terangnya.
Lebih lanjut, pelatihan ini dilakukan secara menyeluruh. Mulai dari praktik pengasahan alat, teknik penyembelihan, doa sebelum menyembelih, sanitasi dan lain sebagainya.
“Insyaallah, mereka yang mengikuti pelatihan lebih terjamin. Dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikutinya sama sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, akhir bulan ini pihaknya berencana kembali mengadakan pelatihan di Kecamatan Wanadadi. Dengan target peserta 50 orang.
“Sedangkan di pelatihan sebelumnya, peserta ada juga yang berasal dari luar kota. Ada yang dari Jakarta dan Bogor. Mereka yang dari luar kota tertarik ikut pelatihan di sini karena ada praktik satu orang satu sapi. Itu yang menjadi daya tarik,” tandasnya. (abd/sam)










