PURWOREJO, Joglo Jateng – Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau dulu dikenal dengan PDAM Tirta Perwitasari, melaunching pelayanan air minum dari Program Inpres Percepatan Air Minum di Desa/Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Ada sebanyak 5.592 sambungan rumah (SR) telah terpasang di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Butuh, Grabag, Kutoarjo, Kemiri dan Pituruh.
Dirut PDAM Tirta Perwitasari, Hermawan Wahyu Utomo mengatakan, program ini merupakan implementasi dari Inpres Nomor 1 Tahun 2024 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Layanan Pengelolaan Air Limbah Domestik.
“Pengadaan air bersih merupakan pemenuhan hak masyarakat, meningkatkan derajat kualitas kesejahteraan serta meningkatkan kesehatan. Selain itu, juga untuk mengurangi laju pengambilan air tanah,” katanya, Senin (23/6/25).
Ia menjelaskan, Program Inpres ini mengambil air dari Waduk Wadaslintang Kebumen, sehingga tidak mengurangi air tanah, untuk wilayah Kecamatan Butuh, Kemiri, Pituruh, mengambil dari Balengasal. Sedangkan, di Kecamatan Kutoarjo dan Grabag dari Jembangan.
“Wilayah Purworejo selatan ini tidak direkomendasikan penggunaan air tanah untuk konsumsi, karena merupakan tanah liat. Air dari celungan itu harus diolah dulu. Maka kami mengimbau agar warga menjadi pelanggan air PDAM untuk menjaga kesehatan, agar tak ada lagi stunting,” ujarnya.










