KUDUS, Joglo Jateng – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai rangkaian acara Cikal Bakal Sedesa Gondangmanis yang digelar sejak Senin (16/6) hingga Sabtu malam (21/6).
Rangkaian kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus.
Agenda ini sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendiri desa. Selain itu juga sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara akbar bertajuk Gondangmanis Bersholawat. Acara ini berlangsung di Lapangan Desa Gondangmanis pada Sabtu (21/6) malam.
Ribuan warga tumpah ruah menghadiri kegiatan yang diisi oleh grup Gandrung Nabi dari Purwodadi serta ceramah keagamaan (mauidho hasanah) dari KH Abdur Rohman.

Kepala Desa Gondangmanis, Susanto menyampaikan pentingnya menghargai para leluhur. Selain itu, menjadikan momen ini sebagai tonggak kebersamaan desa.
“Apa yang diajarkan para leluhur kita, melihat kita bersatu insyaAllah bangga. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Mari kita tanamkan kebanggaan menjadi warga Gondangmanis,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian dari pembangunan karakter desa yang berakar pada sejarah dan budaya lokal.
“Tahun ini adalah pertama kalinya acara seperti ini digelar di lapangan Gondangmanis. Harapan kami, ini bisa menjadi agenda rutin tahunan,” tuturnya.
Ketua Karang Taruna Gondangmanis, Alis Sunantyo mengungkapkan, kegiatan ini disambut antusias oleh warga dari berbagai kalangan. Termasuk pemuda dan pelaku UMKM lokal.
“Masyarakat sangat antusias, karena ini memang aspirasi mereka. Dari sini, kita ingin memperkuat persatuan dan kesatuan, sambil mengenang cikal bakal desa yang kita cintai ini,” katanya.
Acara Cikal Bakal Sedesa dimulai pada Senin (16/6) dengan sarasehan dan dialog budaya.
Mengangkat tema sejarah asal-usul Desa Gondangmanis. Sekitar 50 peserta dari unsur tokoh masyarakat, pemuda, dan pemerhati budaya hadir dalam forum tersebut.










