Kendal  

Ketua DPRD Kendal: Hari Jadi Bukan Hanya Pesta, Tapi Momen Refleksi

Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq (berkacamata). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk tidak larut dalam euforia peringatan Hari Jadi ke-420 Kabupaten Kendal. Menurutnya, peringatan hari jadi seharusnya bukan hanya menjadi ajang seremonial dan pesta rakyat. Tetapi lebih dari itu, menjadi titik refleksi dan evaluasi terhadap capaian serta tantangan pembangunan yang ada.

“Peringatan hari jadi harus kita syukuri, tetapi jangan hanya berhenti pada selebrasi. Momen ini mestinya dijadikan sebagai sarana introspeksi dan motivasi untuk melanjutkan berbagai agenda strategis pemerintah daerah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujar Mahfud, belum lama ini.

Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan di Kendal masih cukup kompleks. Terutama dalam sektor-sektor vital seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, dan layanan kesehatan yang merata.

Menurutnya, sektor-sektor tersebut harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dibandingkan sekadar menggelar kemeriahan yang bersifat sementara.

“Yang lebih penting dari perayaan adalah bagaimana kita semua, baik eksekutif maupun legislatif, berkomitmen untuk terus bekerja nyata demi kesejahteraan rakyat. Termasuk memastikan program-program pemerintah berjalan tepat sasaran,” tegas Mahfud.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyoroti kepemimpinan baru Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang saat ini sedang menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) baru. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Dyah, pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan rasional.

“RPJMD baru adalah landasan kebijakan pembangunan yang menentukan arah Kendal ke depan. Di sinilah pentingnya momen Hari Jadi sebagai titik tolak penyatuan semangat untuk mewujudkan kemaslahatan bersama. Kita harus mendukung agar visi misi bupati bisa terimplementasi dengan baik,” paparnya.

Mahfud menambahkan, peran serta masyarakat juga sangat penting dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Kendal untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan sesuai bidang dan kapasitas masing-masing.

“Kendal butuh kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Maka mari kita jadikan hari jadi ini sebagai momentum kebangkitan, bukan sekadar perayaan,” pungkasnya. (ags/adf)