Instalasi Karantina Hewan Tanjung Intan Siap Jadi PSN

SUASANA: Karantina Jateng menyambut Tim Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas ke Kantor Karantina Pertanian Jawa Tengah pada 2–4 Oktober 2025. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pembangunan dan pengembangan Instalasi Karantina Hewan (IKH) di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap makin dekat untuk ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal itu ditandai dengan kunjungan lapangan (field visit) dari Tim Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas ke Kantor Karantina Pertanian Jawa Tengah pada 2–4 Oktober 2025.

Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari proses pengusulan IKH Tanjung Intan sebagai PSN yang dijadwalkan akan ditetapkan pada Desember mendatang.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Tengah, Willy Indra menyambut hangat kedatangan tim pusat tersebut. Menurut Willy, kehadiran tim Bappenas menjadi sinyal positif bahwa program strategis Barantan (Badan Karantina Indonesia) mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Kedatangan tim pusat ini menambah keyakinan kami bahwa program PSN Barantin menjadi prioritas dan segera terwujud,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Senin (6/10/25).

IKH Tanjung Intan akan menjadi sarana penting untuk pemasukan hewan ruminansia. Khususnya sapi impor sebelum menjalani serangkaian tindakan karantina sesuai amanah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.