Kendal  

Sejumlah Halte Trans Jateng di Kaliwungu Tutup Sementara Terdampak Proyek Pengecoran Jalan, Mana Saja?

PROSES: Imbas perbaikan jalan Kaliwungu, sejumlah halte trans Jateng berhenti beroperasi untuk sementara waktu. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Sejumlah halte bus Trans Jateng di wilayah Kaliwungu, Kabupaten Kendal, untuk sementara waktu tidak beroperasi akibat proyek pengecoran dan pelebaran jalan di jalur utama kawasan tersebut.

Proyek perbaikan infrastruktur sepanjang 2,37 kilometer itu menelan anggaran Rp23 miliar dari alokasi APBN dan ditargetkan rampung dalam 85 hari kerja, atau hingga akhir tahun 2025. Selain pengecoran, proyek ini juga meliputi pelebaran jalan dari lebar semula 7 meter menjadi 10 meter untuk memperlancar arus kendaraan di kawasan padat lalu lintas itu.

Selama proses pekerjaan berlangsung, arus kendaraan dari arah barat atau jalur Pantura dekat Pos Polisi Pantes ditutup total. Semua kendaraan dialihkan melalui jalur lingkar (ring road) Kendal.

Sementara itu, akses dari arah timur atau Kota Semarang masih dibuka untuk kendaraan pribadi, sepeda motor, truk, dan bus Trans Jateng dengan pengaturan terbatas. Namun, pengalihan arus ini turut berdampak pada operasional bus Trans Jateng rute Semarang–Kendal. Terutama di beberapa titik halte sekitar Kaliwungu.

Sejumlah halte kini dipasangi pengumuman perubahan rute dan lokasi naik-turun penumpang. Dalam pengumuman tersebut disebutkan, penumpang dengan tujuan Mangkang–Semarang harus transit lebih dulu di Halte Brangsong.

Kabid Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, M. Sofyan Effendi membenarkan bahwa ada beberapa halte Trans Jateng yang terdampak proyek tersebut. Beberapa di antaranya berada di sisi timur Alun-alun Pasar Sore Kaliwungu, di barat simpang Sekopek Desa Sarirejo, serta di depan bengkel Niagara Desa Karangtengah.

“Di beberapa titik, halte memang harus digeser dan disesuaikan dengan pekerjaan perbaikan jalan ini,” kata Sofyan, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, bus Trans Jateng dari arah Semarang masih bisa masuk ke kawasan Kaliwungu, namun hanya berhenti di halte-halte yang tidak terdampak. Sementara bus dari arah Kendal atau barat dialihkan melalui jalur lingkar.

“Untuk arah timur, sementara digeser lewat jalur lingkar agar operasional tetap berjalan dan tidak mengganggu proyek,” tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, pengecoran sudah berlangsung di lajur kiri sekitar Alun-alun Kaliwungu hingga Pasar Pagi Kaliwungu. Di sisi barat, petugas proyek terlihat masih melakukan pengurukan dan pengaspalan sebagai tahap awal sebelum pengecoran berikutnya dilakukan. (ags/adf)