Lenggak-lenggok ASN Banyumas di Catwalk, Pamerkan Pesona Baju Adat Nusantara

ANGGUN: Gelaran fashion show bertema pakaian adat Nusantara di Pendopo Si Panji, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BANYUMAS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya lokal melalui Trilas Program Bupati Sadewo dan Wakil Bupati Lintarti. Salah satunya diwujudkan lewat fashion show bertema pakaian adat Nusantara, belum lama ini, yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ibu pada Desember mendatang.

Sebanyak 25 peserta dari OPD se-Kabupaten Banyumas turut unjuk kreativitas, memperagakan ragam pakaian adat Nusantara yang diperkenalkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPPKBP3A) sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya bangsa.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti yang diwakilkan Asisten Administrasi Umum, Amrin Ma’ruf menuturkan, peringatan Hari Ibu bertemakan Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, tahun ini sangat relevan dengan kondisi sekarang. Dalam hal ini, di Indonesia terlihat semakin banyak perempuan yang berkontribusi nyata di berbagai bidang.

“Perempuan hadir dan berkarya dalam dunia pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, hingga sektor-sektor strategis lainnya. Semua ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi besar dan peluang yang sama untuk berperan dalam memajukan bangsa. Inilah yang harus selalu kita dukung untuk mewujudkan Indonesia emas 2045,” ujarnya, belum lama ini.

Dikatakannya, salah satu bentuk nyata dukungan, diwujudkan dalam kegiatan fashion show dengan tema Harmoni Dalam Kolaborasi Pesona Nusantara. “Kita ingin memberikan pesan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menjaga budaya dan menanamkan nilai-nilai baik kepada generasi berikutnya. Semangat, ketangguhan dan kemandirian perempuan menjadi kekuatan besar yang akan mengantar kita pada masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, memperkuat rasa saling menghargai, dan menumbuhkan kecintaan kita pada budaya Indonesia.

Senada, Kepala DPPPKB3A Banyumas, Krisianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan menimbulkan rasa nasionalisme melalui pelestarian budaya. Sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia melalui pakaian adat tradisional Nusantara.

“Semoga dengan adanya gelaran fashion show ini, masyarakat Banyumas semakin mengenal budaya Nusantara, terutama pakaian adat. Mengetahui, mencintai, dan melestarikan,” jelasnya. (abd/sam)