KENDAL, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal memutuskan untuk membatasi penyelenggaraan event hiburan pada momen malam pergantian tahun 2025–2026. Kebijakan efisiensi anggaran membuat perayaan tahun baru kali ini dipastikan tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar) Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengonfirmasi bahwa konser musik yang biasanya menjadi agenda rutin di destinasi wisata, kali ini ditiadakan.
“Untuk tahun ini memang ada keterbatasan anggaran. Karena itu, perayaan pergantian tahun tidak bisa disamakan dengan tahun sebelumnya yang penuh dengan event hiburan,” jelas Ircham, Minggu (21/12/25).
Destinasi Unggulan Tetap Berbenah
Meski tanpa panggung hiburan besar, Ircham menegaskan bahwa objek wisata di bawah naungan Pemkab tetap bersiap menyambut lonjakan wisatawan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tiga destinasi utama menjadi prioritas pembenahan fasilitas demi kenyamanan pengunjung, yakni:
1. Kolam Renang Boja
2. Air Terjun Curugsewu
3. Pantai Sendang Sikucing
“Sampai sekarang belum ada pihak (swasta) yang mengajukan izin event khusus. Tapi teman-teman pengelola objek wisata secara mandiri sudah siap menyambut wisatawan yang datang,” tambahnya.
Monitoring Keselamatan di Tengah Cuaca Tak Menentu
Selain kesiapan fasilitas, aspek keselamatan menjadi sorotan utama Disporapar. Mengingat kondisi cuaca belakangan yang dinilai kurang bersahabat, pihaknya akan melakukan monitoring rutin ke sejumlah titik wisata selama libur Nataru.
Ircham mengimbau para wisatawan untuk lebih bijak mengatur waktu kunjungan dan selalu waspada.
“Keamanan tetap menjadi prioritas kami. Monitoring akan terus dilakukan agar wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman,” tandasnya. (ags/adf)










