Jepara  

Resmi! Divaldo Alves Kembali Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Persijap Jepara

Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixera Alves
Pelatih Kepala Persijap Jepara, Divaldo Da Silva Teixera Alves. (DOK. PERSIJAP/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Teka-teki mengenai nahkoda baru Persijap Jepara akhirnya terjawab. Manajemen Laskar Kalinyamat secara resmi menunjuk Divaldo Da Silva Teixera Alves sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Penunjukan pelatih asal Portugal ini membawa nuansa nostalgia tersendiri bagi publik Jepara. Divaldo bukanlah sosok asing di Stadion Gelora Bumi Kartini, mengingat ia pernah menjadi bagian penting dari perjalanan Persijap pada tahun 2010 silam.

Alasan Manajemen: Paham Karakter Tim

Direktur Teknik Persijap, Mario Lemos menilai Divaldo adalah figur yang paling tepat untuk memimpin tim saat ini. Selain rekam jejaknya yang panjang di sepak bola Indonesia, Divaldo dikenal memiliki pendekatan disiplin dan kemampuan membentuk tim yang solid.

“Kami percaya Coach Divaldo memahami betul karakter permainan tim Persijap. Maka dari itu manajemen memutuskan untuk bekerja sama dengan beliau demi memperbaiki klasemen di BRI Super League ini,” ujar Mario Lemos, Minggu (21/12/2025).

Mario menambahkan, pengalaman Divaldo di masa lalu bersama Persijap menjadi nilai tambah krusial. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi dan membawa hasil memuaskan bagi tim.

Divaldo: Saya Tahu Dukungan Suporter di Sini

Dalam pernyataan perdananya pasca penunjukan, Divaldo Alves mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali ke Bumi Kartini. Ia menyebut Persijap memiliki tempat spesial dalam perjalanan kariernya.

“Saya pernah berada di sini sebelumnya, dan saya tahu betul bagaimana besar dukungan suporter Persijap. Saya datang dengan semangat baru dan target membawa tim ini melangkah lebih baik,” ucap Divaldo.

Kehadiran Divaldo diharapkan mampu mendongkrak performa tim sekaligus menjadi jembatan antara sejarah klub dan ambisi masa depan. Dukungan penuh dari suporter Banaspati dan Jetman, serta kerja keras seluruh elemen tim, menjadi kunci bagi Persijap untuk kembali bersaing di papan klasemen. (oka/gih)